Berita

 Network

 Partner

Bupati Gresik Terjunkan Ratusan Relawan Nakes Bantu Percepat Vaksinasi

Bupati Gresik Terjunkan Ratusan Relawan Nakes Bantu Percepat Vaksinasi

Berita Baru, Gresik – Sebagai upaya optimalisasi tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas dan Rumah Sakit dan percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didamping Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menerjunkan ratusan relawan Nakes di Halaman Kantor Bupati Gresik, Senin (2/8).

Pelepasan secara simbolis ratusan relawan Nakes itu disaksikan oleh seluruh Anggota Forkopimda Gresik beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gresik.

Mereka yang berjumlah 136 orang ini dipersiapkan menjadi tenaga vaksinator menggantikan tenaga kesehatan Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) yang selama ini melayani vaksinasi di beberapa tempat vaksinasi yaitu di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP).

Berita Terkait :  Pucuk Pimpinan Berganti, AKBP Muchamad Nur Azis Resmi Jabat Kapolres Gresik

Kemudian di kawasan obyek wisata Setigi dan Wagos di Kecamatan Ujungpangkah, di Obyek Wisata pantai Delegan Panceng dan obyek wisata Edu Lontar Sewu Menganti.

“Saat ini kasus covid di Gresik sudah mulai melandai. Strategi kita yaitu melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Para tenaga relawan nakes ini sebagai persiapan bila pada bulan Agustus dan September ada droping besar vaksin. Semoga dengan bantuan tenaga relawan tenaga Kesehatan Gresik Tangguh ini percepatan vaksinasi bisa kita laksanakan,” ucap Bupati Gus Yani penuh optimis.

Bupati Gus Yani optimis pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Gresik akan memenuhi target pemerintah pusat, dimana pada akhir 2021 sudah akan tercapai 70% masyarakat Indonesia yang sudah di vaksin. Sebab saat ini, prosentase masyarakat Gresik yang sudah di vaksin mencapai 35%.

Berita Terkait :  Prancis Akan Lockdown Selama 15 Hari

Seiring dengan itu pihaknya juga banyak dibantu berbagai elemen masyarakat untuk percepatan vaksinasi di Gresik, diantaranya IKA Unair menyumbang 10 ribu vaksin, sumbangan vaksin TNI-AL dengan program serbuan vaksin untuk masyarakat Gresik Kepulauan di Pulau Bawean. Beberapa Perusahaan juga melakukan kegiatan vaksinasi dengan biaya sendiri.     

Optimisme suksesi vaksinasi di Gresik pun disampaikan oleh koordinator relawan Gresik Tangguh dr. Singgih Widi Pratomo, ia menegaskan bahwa penugasan para relawan ini memang terpusat untuk 5 tempat vaksinasi. Meski demikian, beberapa tempat lain juga akan melaksanakan vaksinasi ini.

Merujuk informasi Dinas Kesehatan Gresik, dalam waktu dekat akan ada droping besar vaksin yang akan disebar di 32 Puskesmas, 76 klinik swasta serta 5 tempat pusat vaksin. 

Berita Terkait :  Antisipasi Penyebaran Corona, BPBD Tuban Sterilkan Pendopo hingga Masjid Agung

“Untuk Tenaga vaksinator sudah siap, tempat vaksin juga sudah siap, tinggal menunggu vaksinnya saja,” tandas Singgih.

Masih menurut Singgih, tingkat prosentase kegagalan vaksinasi di Gresik ada 10%. Kegagalan itu disebabkan adanya komorbit dan gagal screening, misalnya mereka sakit atau minum obat saat berangkat vaksin. Hal inilah yang membuat mereka gagal mendapat vaksin.

Selain melepas keberangkatan para relawan Nakes, Bupati Gus Yani juga menerima bantuan beras sebanyak 15 ton dari Korp Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Gresik. Bantuan beras sebagai penguat logistik Posko Darurat Covid-19 itu diserahkan oleh Wakil Ketua Korpri Abuhasan.