Trump Larang TikTok, ByteDance Setuju Devistasi TikTok AS Sepenuhnya

ByteDance
Presiden Trump larang Tiktok di AS, Bytedance setuju devistasi Tiktok AS sepenuhnya. Foto: Reuters.

Berita Baru, Internasional – Pada hari Sabtu (1/8), ByteDance China telah setuju untuk mendivestasikan operasi TikTok AS sepenuhnya dalam upaya untuk menyelamatkan kesepakatan dengan Gedung Putih.

Keputusan itu muncul setelah pada hari Jumat (31/7) Presiden Donald Trump memutuskan untuk melarang aplikasi TikTok di AS.

Pejabat AS mengatakan TikTok di bawah induknya di China menimbulkan risiko nasional karena masalah data pribadi. Konsesi ByteDance akan menguji apakah larangan itu adalah taktik negosiasi atau memang benar-benar ingin menindak TikTok.

TikTok di AS terbilang cukup populer karena digunakan sekitar 100 juta pengguna di Amerika Serikat.

“Bukan kesepakatan yang telah Anda dengar, bahwa mereka akan membeli dan menjual … Kami bukan negara M&A (merger dan akuisisi),” kata Presiden Trump.

Rencananya, Presiden Trump akan mengambil tindakan terhadap TikTok pada hari Minggu atau Senin, menurut Peter Navarro, selaku direktur kantor perdagangan dan kebijakan manufaktur Gedung Putih.

Di bawah kesepakatan baru yang diusulkan, ByteDance akan keluar sepenuhnya dan Microsoft Corp akan mengambil alih TikTok AS, menurut salah seorang sumber anonim kepada Reuters.

Microsoft, yang juga memiliki jaringan media sosial profesional LinkedIn, akan bertugas melindungi semua data pengguna TikTok AS.

Berita Terkait :  Surat Lengkap Donald Trump untuk WHO

Rencana tersebut memungkinkan perusahaan AS selain Microsoft untuk mengambil alih TikTok di AS. Namun, hingga sekarang Microsoft belum berkomentar.

Ketika hubungan antara AS dan China memburuk di berbagai lini, TikTok telah muncul sebagai titik nyala baru dalam perselisihan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

ByteDance telah mempertimbangkan berbagai opsi untuk TikTok di tengah tekanan AS untuk melepaskan kendali aplikasi.

ByteDance telah menerima proposal dari beberapa investornya, termasuk Sequoia dan General Atlantic, untuk mengalihkan kepemilikan mayoritas TikTok kepada mereka. Proposal itu bernilai sekitar US$ 50 miliar, tetapi beberapa eksekutif ByteDance percaya aplikasi ini bernilai lebih dari itu.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan