Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ketua dewan direksi Amedia André Stoylen (kiri) dan CEO Anders Moller Opdahl. Foto: Amedia.
Ketua dewan direksi Amedia André Stoylen (kiri) dan CEO Anders Moller Opdahl. Foto: Amedia.

Ruang Gerak Terbatas, Kantor Berita Amedia Norwegia Angkat Kaki dari Rusia

Berita Baru, Moskow – Kantor berita Amedia Norwegia angkat kaki dari Rusia lantaran ruang gerak yang terbatas dan menyerahkan kendali penuh atas empat percetakannya di Rusia kepada pemimpin redaksi Novaya Gazeta, Dmitry Muratov.

Dalam rilis pers di situs webnya, Amedia mengatakan bahwa apa yang sekarang terjadi di Rusia dan apa yang dilakukan oleh pihak berwenang Rusia di Ukraina, “mustahil bagi Amedia untuk melanjutkan operasi bisnis percetakan di negara tersebut.”

“Surat kabar independen Novaya Gazeta, yang dicetak di percetakan kami, telah menghentikan semua publikasi menyusul peringatan dari Otoritas Media Rusia. Amedia sekarang menarik diri, dengan cara yang menyerahkan kendali kepada pemenang hadiah perdamaian Muratov, kata CEO Amedia, Anders Moller Opdahl,” imbuh pernyataan Amedia, Senin (4/4).

Ketua Dewan Amedia, Andre Stoylen mengatakan bahwa pihaknya telah mempertimbangkan berbagai solusi untuk menarik diri dari bisnis Rusia, “dengan ruang gerak yang sangat terbatas.”

“Kami percaya ini adalah solusi terbaik dalam situasi yang ada. Dengan cara ini, perusahaan percetakan di masa depan akan dapat terus menjadi penting bagi media independen di Rusia,” kata Andre Stoylen.

Sementara itu, Muratov berterima kasih kepada Amedia atas “sumber daya yang fantastis ini” dan berjanji akan mengurus percetakan dan stafnya.

“Keputusan Amedia akan mendukung kebebasan berekspresi,” kata Muratov.

Amedia telah menghapus nilai bisnis percetakan secara penuh (senilai sekitar 38 juta krone Norwegia), dengan hasil dari penjualan mereka di masa depan akan digunakan untuk mendukung media independen di Rusia.

Amedia mengatakan anak perusahaannya di Rusia sepenuhnya memiliki empat mesin cetak dan dua lainnya bersama dengan pemangku kepentingan minoritas.

“Amedia sedang mengerjakan solusi dengan pemegang saham minoritas di dua perusahaan percetakan terakhir, sehingga grup tersebut dapat menarik diri sepenuhnya dari Rusia,” kata pernyataan.

Amedia adalah perusahaan media terbesar kedua di Norwegia, yang asetnya termasuk diantaranya lusinan surat kabar lokal, percetakan dan agensi baru.

Pada 28 Maret, Novaya Gazeta berhenti beroperasi setelah menerima dua peringatan dari Roskomnadzor, regulator telekomunikasi Rusia, karena merujuk outlet media tanpa menyebutkan status agen asingnya.

Dalam sebuah pernyataan, Novaya Gazeta mengatakan pihaknya menunda publikasi online dan cetaknya hingga perang Ukraina selesai.

Kedua peringatan tertulis dapat digunakan dalam waktu 12 bulan sebagai dasar untuk perintah pengadilan untuk mencabut outlet dari daftar.