Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Gedung Departemen Keuangan AS dilihat di Washington, 4 Mei 2021. (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Gedung Departemen Keuangan AS dilihat di Washington, 4 Mei 2021. (AP Photo/Patrick Semansky, File)

Disebut Bantu Rusia, 4 Entitas Turki Ini Dapat Hadiah Sanksi Dari AS



Berita Baru, Istanbul – Amerika Serikat (AS) langsung dengan tegas memberikan hadiah sanksi kepada 4 entitas yang berbasis di Turki yang katanya melanggar kontrol ekspor AS dan membantu upaya perang Rusia, Rabu (12/4).

Pemberian sanksi itu menjadi tindakan penegakan hukum AS terbesar di Turki sejak invasi Ukraina tahun lalu.

Pemberian sanksi itu diumumkan oleh Departemen Keuangan AS, yang menyebut Penunjukan adalah bagian dari paket sanksi global terhadap lebih dari 120 entitas.

Sanksi itu diberikan kepada entitas yang termasuk perusahaan elektronik dan pedagang teknologi yang diduga telah membantu mentransfer barang “penggunaan ganda”.

AS dan sekutunya memberlakukan sanksi ekstensif terhadap Rusia setelah invasi. Namun, saluran pasokan dari tetangga Laut Hitam Turki dan pusat perdagangan lainnya, termasuk Hong Kong dan Uni Emirat Arab, tetap terbuka.

Seorang pejabat pemerintah AS mengatakan kepada Reuters bahwa sanksi tersebut menargetkan entitas dan orang-orang di sektor maritim dan perdagangan Turki yang “terutama” milik Rusia atau terkait dengan Rusia.

“Ini dimaksudkan sebagai tembakan peringatan dalam fase yang berkembang dalam menegakkan kontrol ekspor,” kata pejabat itu, yang meminta namanya tidak disebutkan.

Kementerian luar negeri Turki tidak segera menanggapi pertanyaan tentang sanksi AS, yang datang sebulan sebelum pemilihan penting Turki.

Anggota NATO Turki telah berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan Moskow dan Kyiv selama perang Ukraina.

Mereka menentang sanksi Barat pada prinsipnya tetapi mengatakan sanksi itu tidak akan dielakkan di Turki dan tidak ada produk yang dikirim yang dapat digunakan oleh militer Rusia. Bulan lalu Turki bertindak untuk menghentikan transit barang-barang yang disetujui Barat ke Rusia.

Departemen Keuangan AS mengatakan telah menunjuk perusahaan elektronik Azu International, yang katanya mengirimkan chip komputer asing ke Rusia. Pemilik Azu tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.

Pada bulan Desember, Reuters melaporkan bahwa Azu telah mengekspor komponen senilai setidaknya $20 juta ke Rusia, termasuk chip yang dibuat oleh pabrikan AS, menurut catatan bea cukai Rusia.

Departemen Keuangan juga menunjuk Dexias, sebuah produk industri dan perusahaan perdagangan yang katanya bertindak sebagai perantara entitas Rusia yang terkena sanksi. Lebih lanjut sanksi unit Dexias dan direktur umum.