Deklarasi DPAC PKB Kebomas untuk Pasangan QA pada Pilkada Gresik 2020

    Berita Baru, Gresik – Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB Kecamatan Kabomas menggelar deklarasi pasangan Bacabup dan Bacawabup Moh. Qosim dan Asluchul Alif atau QA. Deklarasi digelar di rumah Ketua Dewan Syuro DPAC PKB Kebomas, H. Miftah Zunaidi, Minggu (2/8) sore.

    Didepan seluruh jajaran kader PKB Kebomas, H Miftah Zunaidi menyatakan bahwa memenangkan pasangan QA merupakan perjuangan. Untuk itu, dia mengajak dalam memperjuangkan pasangan QA jangan setengah-setengah.

    “Insya Allah perjuangan kita diridhoi Allah SWT. Mudah-mudahan QA berhasil menang,” harapnya.

    Sementara, Ketua Tanfidz DPAC PKB Kebomas H Achmad Zainudin Fuad menyatakan, deklarasi ini sebagai bentuk dukungan terhadap calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2026, QA yang berkomitmen menciptakan Gresik Ayem dan Tentrem untuk seluruh masyarakat Gresik.

    Untuk itu, dia meminta agar QA tetap mempertahankan dan menyempurnakan program-program yang telah ada, yang memberikan manfaat besar kepada masyarakat Gresik secara keseluruhan, mempertahankan tata kelola pemerintahan yang baik (good government), mempertahankan dan menyempurnakan program program bantuan kepada NU beserta banom-banomnya.
     
    “Mempertahankan dan menyempurnakan program program, menjaga budaya dan kearifan lokal masing masing wilayah Gresik sebagai kekayaan daerah, dan juga mempertahankan dan menyempurnakan program-program untuk kemajuan yang berkaitan pariwisata mempertahankan dan menyempurnakan program program yang mendukung Gresik sebagai Kota Santri dan religus, mempertahankan dan menyempurnakan program-program yang unggul di bidang, pertanian, industri, wisata religius dan sebagai daerah pendidikan,” terangnya.

    Selain itu, tambah Fuad, mempertahankan dan menyempurnakan terciptanya komunikasi yang baik seluruh lapisan masyarakat demi terciptanya Gresik yang ayem tentrem program-program yang mendukung. 

    “Semoga Allah subhanallah taala meridhoi dan selalu memberikan pertolongan serta rahmat-Nya,” pungkasnya.

    Sementara Qosim membeberkan bahwa sebelum memutuskan maju pada Pilbup Gresik 2020, asalnya tidak mau menjadi calon bupati saat ditawari warga PKB. Sebab, khawatir tak amanah.

    Saat itu, Qosim menawarkan kepada Ketua Fraksi PKB DPRD Moh. Abdul Qodir, anggota Fraksi Moh. Syafi’Am, Wafiro Ma’sum, dan Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani untuk maju Pilbup Gresik 2020.

    “Namun, semua tak ada yang mau,” ungkapnya.

    Makanya, sebagai tanggung jawab kader PKB, dia akhirnya memutuskan nyalon dan maju Pilbup Gresik 2020.

    “Qosim-Alif akhirnya didaulat KH. Ilman Zuhri berduet untuk running pada Pilbup Gresik 2020,” pungkasnya.

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan