Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Terkendala Masalah Pasokan Karena Perang, McDonald's Cabut dari Kazakhstan

Terkendala Masalah Pasokan Karena Perang, McDonald’s Cabut dari Kazakhstan



Berita Baru, Internasional – Pekerja menghapus branding dari gerai McDonald’s di kota terbesar Kazakhstan, Almaty pada hari Jumat (6/1/23) setelah bisnis raksasa makanan cepat saji itu tampaknya menjadi korban tambahan dari perang Rusia-Ukraina.

Keluarnya merek tersebut dari negara Asia Tengah berpenduduk 20 juta itu membagi opini di media sosial dan juga di antara penonton di dekat salah satu restoran Almaty tempat para pekerja menurunkan logo restoran dari atas gedung.

Terkendala Masalah Pasokan Karena Perang, McDonald's Cabut dari Kazakhstan
Doc. Reuters

“Itu adalah salah satu tempat terindah di mana saya biasa menghabiskan waktu bersama teman-teman saya,” kata Karina, penduduk setempat, sebagaimana dilansir Reuters,  Sabtu (7/1/22).

“Saya ragu perusahaan lain akan mampu bersaing dengan McDonald’s di Kazakhstan saat ini karena tidak ada rantai makanan cepat saji lain yang dapat meniru menu yang dimiliki McDonald’s dengan harga yang sama.”

Warga lain menggambarkan kepergian merek tersebut sebagai ketidaknyamanan kecil, sebagian lain mengatakan mereka akan mencoba makanan cepat saji lainnya.

Sementara itu Popeyes mengatakan bulan lalu akan membuka lusinan restoran di bekas republik Soviet itu dalam kemitraan dengan perusahaan lokal Centras Group.

Banyak orang Kazakh, bangga dengan masakan mereka yang berfokus pada daging. Mereka menyatakan ketidakpercayaan bahwa pemegang lisensi McDonald’s Kazakh, Food Solutions KZ, tidak dapat mengambil roti daging sapi secara lokal dan mengimpornya dari Rusia sampai perang memaksanya untuk berhenti dan akhirnya ditutup.

Namun orang dalam industri mengatakan sertifikat dan audit yang disyaratkan oleh merek AS itu mahal dan panjang, dan produsen daging lokal biasanya tidak mau repot dengan itu.

Food Solutions belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut.

Sementara itu McDonald’s mengatakan perjanjiannya dengan pemegang lisensi telah dihentikan tetapi tidak membeberkan tentang alasannya.

Perusahaan Kazakh mengatakan pada hari Kamis akan segera membuka kembali restorannya dengan merek baru karena “masalah pasokan”.

Banyak bisnis Kazakh menghadapi masalah pasokan setelah invasi Rusia ke Ukraina dan sanksi Barat terhadap Moskow yang mengikutinya. Rusia adalah mitra dagang utama Kazakhstan.