Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Salwa Rafila

Salwa Rafila, Puteri Indonesia Kepulauan Riau Favorit 2022 Gaungkan Aplikasi Bonding

Berita Baru, Jakarta – Salwa Rafila, atau akrab disapa Fila adalah Puteri Indonesia Kepulauan Riau Favorit 2022. Selain cantik, mahasiswi Universitas Indonesia tersebut juga memiliki segudang prestasi dalam dan luar negeri.

Fila menyebutkan prestasi yang telah ia raih dalam tiga tahun terakhir. Prestasi-prestasi tersebut diantaranya adalah Top 5 out of 646 mahasiswa berprestasi Nasional Indonesia 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi; mahasiswi berprestasi utama Universitas Indonesia 2021; oustanding delegation/ 1st Runner Up for Harvard Dubai MUN; dan best delegate/winner for European MUN Maastricht, Netherlands.

“Selain itu juga, ada Fav winner business pitch by IDEAS PPI Belanda, Participant of Pemuda delagasi Indonesia – Australia, dan Indonesia representative for Marvel Worldwide Redcarpet event, Singapore,” katanya kepada Beritabaru.co, Senin (06/06/2022).

Bahkan, puteri dari pasangan Arief Salman dan Nurquraisyin tersebut saat ini sedang menjalankan advokasi yang dinamakan dengan ‘Bonding’.

“Bonding merupakan kepanjangan dari Create Bond to Understanding, yaitu aplikasi berbasis augmented reality berupa edukasi e-learning dalam bentuk 3D seperti gambar binatang, fitur kesehatan, dan lainnya yang sangat bermanfaat bagi kelompok disabilitas,” ucap pemilik akun instagram @raafila.

Salwa Rafila, Puteri Indonesia Kepulauan Riau Favorit 2022 Gaungkan Aplikasi Bonding
Salwa Rafila, Puteri Indonesia Kepulauan Riau Favorit 2022.

Hal inilah yang mendasari gadis kelahiran 15 April 2002 itu untuk berbagi lewat aplikasi Bonding. Karena menurut Fila, banyak anak disabilitas mengalami kesulitan memahami pelajaran yang disampaikan secara konvensional.

Namun dengan Bonding, Fila melanjutkan, dapat membantu mereka untuk praktek visualisasi dengan 3D yang lebih mudah diingat dan menyenangkan.

“Sejauh ini aplikasi Bonding sudah saya jalankan dan diterapkan sebagai salah satu media pembelajaran dan sudah disosialisasikan ke banyak sekolah, salah satunya SLB Negeri 1 Jakarta. Dari sini team Bonding menerima laporan bahwa advokasi ini dapat meningkatkan persentase pemahaman pendidikan menjadi 85% secara keseluruhan dan tetap fokus pada perkembangan sosial, emosional, mental, fisik, dan kognitif anak,” tuturnya.

Ia menyampaikan, bahwa semua pengalaman yang didapatkan sebagai mahasiswi berprestasi nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengubah pandangannya pada dunia pendidikan.

“Pendidikan bukan hanya sekedar ilmu yang dibagikan, tapi juga ilmu berdasarkan pemahaman dan apa yang mereka butuhkan. Mari saling membantu mengekplorasi pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutup Salwa Rafila dengan nada penuh semangat.