Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kadin Indonesia Lepas 36 Mahasiswa Magang Bersertifikat ke Jepang
Pelepasan 36 mahasiwa yang akan magang di Jepang oleh Kadin Indonesia pada Jumat (14/7/2023) (Foto: Zainul/Beritabaru.co)

Kadin Indonesia Lepas 36 Mahasiswa Magang Bersertifikat ke Jepang



Berita Baru, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melaksanakan acara pelepasan 36 mahasiswa Indonesia yang akan melaksanakan Program Magang Bersertifikat di Jepang di Kadin Tower pada Jumat (14/7/2023).

Program magang bersertifikat merupakan program Kadin Indonesia dalam rangka mendukung kebijakan dan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yaitu Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi, Yukki N. Hanafi, dan Wakil Ketua Umum Bidang Vokasi dan Sertifikasi, Adi Mahfudz.

Peserta magang pada kesempatan kali ini terdiri dari 23 mahasiswa dari Institut Transport dan Logistik, 6 mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya, dan 7 mahasiswa dari Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma juga turut hadir. Dari keseluruhan peserta magang, dua di antaranya berasal dari jurusan Hospitality dan sisanya berasal dari jurusan Ground Handling.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras semua pihak yang telah berkontribusi dalam memastikan keberhasilan program ini.

“Kesuksesan program ini tidak terlepas dari dedikasi seluruh pihak, termasuk Bidang Vokasi dan Sertifikasi Kadin Indonesia serta mitra universitas yang telah mengirimkan mahasiswa terbaik mereka. Program ini adalah bentuk sinergi antara dunia industri dan pendidikan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan, melalui kesempatan pengalaman kerja di luar negeri,” ujar Arsjad kepada Beritabaru.co.

Arsjad juga mengingatkan kepada para mahasiswa bahwa selama program magang berlangsung, mereka bukan hanya mewakili kampus mereka, tetapi juga menjadi duta Indonesia di luar negeri.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjalankan kesempatan berharga ini dengan tanggung jawab, dedikasi, inovasi, dan kreativitas yang optimal,” tambah Arsjad.

Sementara itu, menurut Wakil Ketua Umum Bidang Vokasi dan Sertifikasi, Adi Mahfudz, pemilihan Jepang sebagai salah satu lokasi program magang ini didasarkan pada perubahan demografi penduduk yang signifikan di negara tersebut, yang berdampak pada ketersediaan tenaga kerja.

“Kiranya kita sambut dengan kesungguhan ini dengan sangat baik. Pertama internship satu tahun dan dapat dikonversi dengan 2 sks bagi mahasiswa yang sedang kuliah. Setelah itu, kita ada kelanjutan jika dimungkinkan untuk lanjut dapat dikontrak hingga 5 tahun ke depan,” tutur Adi.

Menurutnya, salah satu persyaratan bagi para mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini adalah memiliki kemampuan berbahasa Jepang setidaknya setara dengan level N4.

“Melalui program ini, peserta magang diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah yang ditemui di tempat kerja, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan,” tutur Adi.