Berita

 Network

 Partner

Hebohkan Warga, Ribuan Ikan di Kawasan BGS Gresik Mati Mendadak

Hebohkan Warga, Ribuan Ikan di Kawasan BGS Gresik Mati Mendadak

Berita Baru, Gresik – Ribuan ikan yang hidup di sungai bengawan solo tepatnya di kawasan Bendung Gerak Sembayat (BGS) Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, Gresik mendadak mati. Fenomena ini membuat heboh warga setempat.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/9) pagi. Ikan air tawar jenis jambal dengan berbagai ukuran mati mendadak dan memenuhi pintu bendungan, sebagian nampak masih hidup dalam kondisi mabuk. Mengetahui fenomena itu, warga pun ramai-ramai mengambil ikan-ikan tersebut.

“Sejak jam 6 pagi ikannya muncul sampai jam 8, tetapi orang-orang sudah ramai di BGS sejak jam 5 pagi,” kata Iza warga setempat yang tinggal tak jauh dari BGS.

Sementara Edi, salah satu perangkat desa setempat mengungkapkan, penyebab kematian ikan-ikan ini diduga akibat arus air laut asin yang mengalir dari arah timur ke barat, sesampainya di bendungan, ikan tak bisa menghindari air asin tersebut. Kejadian semacam ini pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Berita Terkait :  Potret Toleransi, Umat Lintas Agama di Gresik Berbagi Ketupat di Gereja

“Fenomena ini terjadi karena air asin datang mengalir dari arah timur, sesampainya di BGS ikan-ikan itu tidak bisa lari karena ada bendungan, akhirnya mabok dan mati, tahun-tahun lalu juga menurut warga lain pernah terjadi,” terangnya.

Ia menuturkan, kondisi ini biasanya akan kembali normal jika bendungan sudah mulai dibuka, sehingga ikan-ikan jenis air tawar bisa menghindari air asin yang datang dari laut.

“Kalau bendungan yang sudah dibuka ya ikannya bisa lari menuju ke barat menghindar dari air asin,” bebernya.

Bahkan pantauan di lapangan, beberapa jenis ikan lain juga nampak mati, seperti ikan sapu-sapu dan lainnya, beberapa warga juga masih terlihat berjaga dan ada yang mencari ikan dengan jaring jala.

Berita Terkait :  Inovasi Pemdes Sekapuk Gresik, Warga Bisa Tukar Sampah Jadi Emas