Google Ambil 7,7% Saham Jio Platforms

Jio Platforms
© CC BY 2.0 / Robert Scoble / Google Logo in Building43

Berita Baru, Internasional – Pada hari Rabu (15/7), Google menandatangani perjanjian untuk menginvestasikan US$ 4,5 miliar pada Jio Platforms Ltd, mengambil 7,73 persen saham di perusahaan, sambil menunggu tinjauan peraturan di India.

“Ini adalah investasi pertama dari Dana Digitisasi Google Untuk India yang diumumkan awal pekan ini, yang bertujuan untuk mempercepat ekonomi digital India selama lima hingga tujuh tahun ke depan melalui campuran investasi ekuitas, kemitraan, dan investasi operasional, infrastruktur, dan ekosistem,” tulis Google.

Perjanjian antara Google dan Jio Platforms diharapkan ke depannya bisa bersama-sama mengembangkan ponsel pintar dengan harga terjangkau dengan entry-level dengan optimasi ke sistem operasi Android dan Play Store.

“Dalam kemitraan, kami dapat memanfaatkan kekuatan satu sama lain. Kami berharap dapat membawa akses ponsel pintar pada lebih banyak orang India – dan mengeksplorasi beragam bentuk bekerja bersama lain untuk meningkatkan kehidupan orang India dan memajukan ekonomi digital India,” imbuh Google.

Dilansir dari Sputnik, Ketua Reliance Industries Ltd Mukesh Ambani menyambut Google sebagai investor strategis di Jio Platforms. Ia juga mengatakan dalam pidatonya bahwa kini Reliance Industries Ltd adalah perusahaan yang bersih tanpa hutang.

Berita Terkait :  UPDATE COVID-19 GLOBAL: 13.017 Meninggal

Atas investasi ini, Mukesh Ambani sekarang berada di peringkat keenam di antara miliarder dunia, di depan co-founder Google Larry Page dan Warren Buffet.

Investasi dari Google itu merupakan investasi global utama keempat belas di Jio Platforms. Sebelumnya, Facebook juga menginvestasikan 5,9 miliar dolar untuk 9,9 persen saham di Jio Platform.

Mengikuti jejak Facebook, investor global seperti Vista Equity Partners, General Atlantic, KKR, Silver Lake dan Mubadala telah melakukan investasi di Jio Platform.

Secara total, Jio Platform telah mendapat investasi besar senilai US$ 15,33 miliar dalam dua bulan terakhir dari investor global.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan