Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

China Temukan: Usia Air di Permukaan Mars Lebih Tua dari Perkiraan Sebelumnya

China Temukan: Usia Air di Permukaan Mars Lebih Tua dari Perkiraan Sebelumnya

Berita Baru, Inovasi – Ilmuwan China mengatakan mineral terhidrasi yang ditemukan oleh robot penjelajah China di Mars yang terletak di cekungan luas yang diyakini sebagai situs samudra purba menunjukkan bahwa air hadir di permukaan planet lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

Dilansir dari Reuters, menurut analisis data yang dikirim kembali oleh rover, Zhurong, tanda-tanda air terdeteksi dalam sampel mineral hanya 700 juta tahun yang lalu. Hal itu dipaparkan para ilmuwan dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada hari Rabu (11/5/22) di jurnal Science Advances.

Mars diyakini telah basah hingga sekitar 3 miliar tahun yang lalu, ketika zaman geologis kedua planet ini, yang dikenal sebagai Zaman Hesperian, berakhir.

“Pada periode Amazon saat ini, tidak ada air permukaan. Tanah yang mengandung mineral sampel Zhurong memiliki kerak keras yang bisa saja terbentuk oleh naiknya air tanah atau es yang mencair yang telah menguap,” tulis para ilmuwan China, dikutip Berita Baru, Kamis (12/5/22).

Penjelajah China telah menjelajahi dataran luas Utopia Planitia sejak mendarat di planet itu pada Mei tahun lalu. Zhurong telah melakukan perjalanan sekitar 2 kilometer dari lokasi pendaratannya saat mengumpulkan data di medan.

Dalam beberapa tahun terakhir, data dari penyelidikan yang mengorbit yang dioperasikan oleh Badan Antariksa Eropa telah menemukan air di bawah es kutub selatan planet. Hampir semua air di Mars terkunci di lapisan es kutubnya, dengan jejak yang sangat kecil di atmosfer planet yang tipis.

Menemukan air bawah permukaan adalah kunci untuk menentukan potensi planet untuk kehidupan, serta menyediakan sumber daya permanen untuk setiap eksplorasi manusia.