Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

BMKG Catat 23 Gempa Susulan di Pasaman Barat
Foto: Dok. Daryono

BMKG Catat 23 Gempa Susulan di Pasaman Barat

Berita Baru, Jakarta – BMKG memprediksi akan ada potensi gempa susulan dalam satu hingga dua hari ini, usai terjadinya gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Dalam akun Twitter pribadinya, Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebutkan bahwa hingga saat ini BMKG telah tercatat sebanyak 23 gempa susulan.

“Hingga saat ini BMKG telah tercatat sebanyak 23 gempa susulan di Pasaman Barat pasca gempa M6,1,” tulis Daryono 3 jam yang lalu, Jumat (25/2).

Ia juga mengingatkan agar warga tidak menempati bangunan yang sudah rusak dan mewaspadai daerah perbukitan.

“Rumah yang sudah rusak meskipun ringan sebaiknya tidak ditempati dulu karena jika ada gempa susulan signifikan dapat terjadi kerusakan lebih parah dan membahayakn penghuninya,” kata Daryono.

“Waspadai daerah perbukitan karena gempa M6,1 ini dapat menyebabkan ketidakstabilan lereng perbukitan, jika hujan dapat terjadi longsoran dan runtuhan batu, apabila terjadi gempa susulan signifikan,” imbuhnya.

Daryono juga melaporkan vibrasi periode panjang terjadi di Malaysia saat gempa M6,1 Pasaman dan merobohkan tumpukan peti kemas di kompleks Pelabuhan di Malaysia.

“Vibrasi periode panjang terjadi di Malaysia saat gempa M6,1 Pasaman. Vibrasi periode panjang dampak gempa Pasaman M6,1 merobohkan tumpukan peti kemas di kompleks Pelabuhan di Malaysia,” ungkapnya.

“Gempa Pasaman M6,2 ini dirasakan hingga jauh karena memang ground motionnya cukup kuat dan direspon oleh tanah lunak dan teramplifikasi hingga dapat dirasakan di Malaysia,” tambahnya.

Tampaknya Gempa Pasaman M6,1, tutur Daryono, tidak dipicu oleh Segmen Sumpur, tetapi terusan ke selatan dari Segmen Angkola.

“Tren magnitudo aktivitas gempa Pasaman M6,1 gempa pembuka, gempa utama dan susulannya,” tukasnya.