Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Bentengi Anak dari Covid-19, BINDA Jatim dan Dinkes Galakkan Vaksinasi Anak

Bentengi Anak dari Covid-19, BINDA Jatim dan Dinkes Galakkan Vaksinasi Anak

Berita Baru, Malang – BINDA (Badan Intelejen Daerah) Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang gencarkan vaksinasi kepada anak. Vaksin insentif disuntikkan pada anak usia 6 hingga 11 tahun di lembaga – lembaga pendidikan, sebagai upaya membentengi anak dari ancaman Covid-19, Selasa, 25 Januari 2022.

Vaksinasi diselenggarakan di dua sekolah yang berada di Kecamatan Pakis, SDN 1 Pucangsongo dan SDN 1 Sekarpuro. Acara semarak diikuti oleh para siswa, yang sebelumnya telah melakukan cek kesehatan terlebih dahulu

Endah Kurniawati Kepala Sekolah SDN 1 Pucangsongo, Jalan Simpang Tiga No 1 Desa Pucangsongo Kecamatan Pakis menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan vaksinasi dosis kedua bagi siswa-siswi SDN Pucangsongo 1 dengan target 222 siswa. 

Bentengi Anak dari Covid-19, BINDA Jatim dan Dinkes Galakkan Vaksinasi Anak
keterangan: peserta didik menjalani suntik vaksinasi

“Kegiatan vaksin anak usia 6-11 tahun ini juga merupakan program Pemerintah Kabupaten Malang dalam rangka mendukung program PTM (Pembelajaran Tatap Muka),” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak sekolah melaksanakan program pemerintah dalam menyukseskan program PTM, kami juga tidak boleh memaksakan namun selalu berupaya agar program PTM bisa segera dilaksanakan dengan memberikan pemahaman kepada wali murid tentang perlu dan pentingnya vaksin. 

Endah juga berterima kasih kepada semua pihak yang berupaya menyukseskan program vaksinasi ini, puskesmas sebagai ujung tombak, TNI, Polri dan juga perhatian BIN yang turut mendukung kegiatan vaksin untuk anak didiknya.

“Upaya memberikan pemahaman kepada pihak orang tua siswa perlu disosialisasikan agar paham arti pentingnya vaksinasi Covid ini,” imbuhnya.

Hal serupa juga disampaikan Prawito, Kepala Sekolah SDN 01 Sekarpuro, menjadi tanggung jawab semua pihak untuk menyukseskan program PTM.

“Kami prihatin terhadap anak didik yang selama ini mengikuti pembelajaran daring, untuk pendidikan dasar juga perlu kegiatan tatap muka, hal ini untuk menumbuhkan sifat sosial anak bukan hanya tentang belajar literatur”, ungkapnya.

Prawito mendukung vaksinasi anak usia sekolah dan berharap orang tua murid juga mendukung. Sehingga program PTM anak didik bisa berjalan efektif sesuai harapan kita semua.

Sementara dr F. Hilmy, koordinator Nakes Puskesmas Pakis, menyampaikan upaya vaksinasi anak terus dilaksanakan oleh seluruh Puskesmas di wilayah Kabupaten Malang yang dikomandoi Dinkes Kabupaten Malang.

Dalam waktu dekat vaksinasi booster juga dilaksanakan oleh Dinkes Kabupaten Malang melalui Puskesmas yang ada.

“Saya harapkan ada kerja sama semua pihak dalam menyukseskan program vaksinasi booster. Untuk ketersediaan vaksin booster kondisinya belum 100%, kita berharap semua pihak tetap turut serta menyukseskan program vaksin booster,” tutupnya.