Berita

 Network

 Partner

Aliansi LSM Gresik Nilai Pemerintah Gagal Sejahterakan Rakyat

Aliansi LSM Gresik Nilai Pemerintah Gagal Sejahterakan Rakyat

Berita Baru, Gresik – Penghujung tahun 2019, pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se Kabupaten Gresik adakan reflksi akhir tahun.

Ketua MGPK, Abdul Wahab mengatakan refleksi ini digelar untuk mendiskusikan dinamika yang terjadi di pemerintahan serta kebijakan Pemkab Gresik.

“Gresik masih banyak PR dan masih banyak yang harus diperbaiki, terutama kebijakan. Oleh karenanya, masyarakat gresik saat ini masih jauh dari kata sejahtera,” kata Wahab.

Sementara Perwakilan ForKot, Anja mengatakan masih banyak kasus-kasus korupsi dan persoalan-persoalan yang belum terselesaikan di tahun 2019 ini.

“Kita siap mengawal penuh terhadap persoalan-persoalan yang belum dituntaskan di tahun ini, dan kami semua siap bersinergi menggalang masa untuk mengawal segala persoalan yang terjadi di pemerintah kabupaten gresik,” terang Anja.

Berita Terkait :  Mengenal sosok Herman Ivo, Pilihan Demokrat untuk Bengkayang

Senada, Ketua Ultras Gresik, Ricky mengatakan pihaknya siap turut andil dalam setiap gerakan Aliansi LSM Se Kabupaten Gresik ini.

“Kedepan Ultras Gresik tidak hanya supporter bola, tetapi juga turut berperan dalam gerakan sosial,” tegas Ricky.

Semua peserta yang hadir sepakat untuk melakukan konsolidasi lagi guna menindak lanjuti refleksi.

Digelar di Markas Besar (Mabes) LSM Masyarakat Gresik Peduli Kerakyatan (MGPK), Jl Kebungson Kecamatan Kota, Gresik, Selasa (01/01), acara mengangkat tema ‘Refleksi Ruang Gerak 2019 Menuju Gerakan Kerakyatan 2020’.

Diantara LSM yang hadir yaitu MGPK, ForKot, Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), Persatuan Arek Lumpur (PAL), Paguyuban Pedagang Alun-alun Gresik (PPAG) dan Ultras Mania Gresik. (*)

Berita Terkait :  Kasus Covid-19 di Gresik Berpotensi Meningkat, ASN Diminta Jadi Teladan Penerapan Prokes