Bintan Berlakukan Belajar Tatap Muka Untuk Sebagian SD dan SMP

    Ilustrasi pembelajaran tatap muka di SD (Foto: Istimewa)

    Berita Baru, Bintan – Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan mulai menerapkan sistem pembelajaran tatap muka bagi sebagian Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan pada Senin (8/3) kemarin.

    Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Thamsir, sebenarnya pihaknya sejak empat bulan lalu telah memberlakukan model pembelajaran tatap muka secara terbatas bagi pelajar yang sekolah di daratan Bintan.

    “Di sekolah berskala kecil diberlakukan setiap dua hari sekali seluruh siswa masuk ke dalam kelas dengan menaati protokol kesehatan,” katanya.

    Disdik Bintan membagi tiga kelompok sekolah dalam mengambil kebijakan itu yakni sekolah skala besar dengan jumlah siswa lebih 500 orang, skala sedang 50-500 orang, skala kecil di bawah 50 orang.

    Paling banyak 50 siswa pada sekolah skala besar diperbolehkan masuk kelas setiap hari. Adapun sekolah skala sedang, setiap hari siswanya hanya boleh masuk 30 orang.

    Thamsir menjelaskan, pelonggaran pembatasan pembelajaran tatap muka dilakukan terhadap pelajar yang sekolah di pulau-pulau. Mereka sejak Oktober 2020 sudah masuk sekolah dengan menaati protokol kesehatan.

    Selama ini, menurutnya, tidak ada kasus penularan COVID-19 yang disebabkan dari aktivitas di sekolah.

    “Tidak ada klaster sekolah. Mudah-mudahan ini tidak terjadi,” pungkasnya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini