Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Bappenas Dorong Pembentukan Komisi Masyarakat Sipil
Direktur Politik dan Komunikasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Wariki Sutikno

Bappenas Dorong Pembentukan Komisi Masyarakat Sipil

Berita Baru, Jakarta – Direktur Politik dan Komunikasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Wariki Sutikno menyampaikan pihaknya tengah memperjuangkan agar lembaga swadaya masyarakat (LSM) mendapatkan donor dana yang cukup dalam menjalankan programnya.

Hal itu disampaikan Wariki saat menjadi pembicara pada Launching Platform LinkLSM.id dengan tajuk “Perluasan Implementasi Swakelola Tipe III bersama LinkLSM.id” pada Kamis (31/03/2022) secara daring.

“Kami di Bappenas sudah lama sekali di RPJMN yang lama sudah ada ide mengenai dana abadi LSM atau dana abadi demokrasi, tetapi dalam pelaksanaannya, saya mencoba melaksanakannya sulit, sehingga pada RPJMN yang terbaru kami memodifikasi saya mengambil jalan tengah dengan membentuk komisi masyarakat sipil, karena organisasi masyarakat sipil ini sangat penting dalam konteks pembangunan dan demokrasi,” ujar Wariki.

Saat ini, menurut Wariki dukungan dana masyarakat sipil di Indonesia dari donor berkurang terus dan juga kemudian ditimpa lagi oleh pandemi.

“Jadi kami sangat menyadari kondisi kita bersama dan kami selalu berusaha bagaimana caranya supaya penguatan kerja dapat dilakukan,” katanya.

“Dengan adanya komisi itu bisa didukung dana APBN, seperti Komisi Informasi, Komisi Kejaksanaan, Komisi Kepolisian, Komisi Pemilihan Umum,” imbuh Wariki.

Wariki mengatakan pihaknya di Bappenas dalam konteks pembangunan, pelayanan publik, dan juga peningkatan kualitas demokrasi terus berupaya melakukan perbaikan sumbu titik LSM di dalam masyarakat.

“Kepentingan mengenai penguatan ini sangat penting karena pembangunan dan demokrasi membutuhkan peran dari LSM, persoalannya adalah wujud dari LSM pada saat ini variasinya luar biasa, oleh karena itu perlu adanya restrukturisasi atau entitasnya dibuat lebih terstruktur sehingga lebih mudah dalam menjalin kerjasama,” jelas Wariki.

“Sehingga memungkinkan untuk berkolaborasi membentuk suatu konsorsium dan membuat keberadaan dari ratusan ribu LSM ini menjadi terstruktur dan dapat diverifikasi kinerjanya seperti apa, sehingga kita dapat maju bersama-sama. Dukungan dari LSM selama ini sudah fenomenal sekali di banyak hal,” imbuhnya.