Warga Negara India Terinfeksi Virus Corona di Uni Emirat Arab

Virus Corona di India
(Foto: Francois Mori)

Berita Baru, India – Virus Corona adalah virus yang mematikan. Virus itu pertama kali muncul di kota Hubei Cina. Virus telah mendatangkan malapetaka di berbagai Negara.

Menurut otoritas kesehatan Cina, virus ini telah menewaskan 1.016 orang dan menginfeksi 42.638 orang. Sementara itu, di luar Cina, banyak negara yang mengkonfirmasi adanya kasus infeksi Virus Corona di negara mereka.

Pada tanggal 10 Februari, Kementerian Kesehatan Uni Emirat Arab (UEA) mengkonfirmasi bahwa seorang warga Negara India terinfeksi Virus Corona setelah berinteraksi dengan seseorang yang juga didiagnosis terinfeksi.

“Kementerian Kesehatan dan Pencegahan mengumumkan bahwa hari ini telah dikonfirmasi kasus kedelapan Virus Corona di UEA. Korban merupakan warga Negara India yang berinteraksi dengan seseorang yang juga didiagnosis terinfeksi,” cuit Departemen Kesehatan UEA.

Lebih lanjut Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa delapan delapan orang yang tertular Virus Corona di UEA semuanya stabil kecuali satu orang. Satu orang itu telah dimasukkan unit perawatan intensif.

Departemen Kesehatan India mengatakan bahwa di India, sejauh ini telah dilaporkan terdapat tiga kasus Virus Corona setelah mereka kembali dari Wuhan. Tiga orang tersebut dirawat di ruang isolasi daerah Kerala Selatan dan sedang diawasi dengan ketat.

Sementara itu, negara-negara lain seperti Australia, Jerman, Prancis, dan Jepang, juga melaporkan adanya kasus virus corona.

Untuk sementara, India menangguhkan penerbangan dan e-visa terhadapa warga asing sebagai upaya pencegahan penyebaran virus.

Berita Terkait :  Korban Jiwa Virus Corona Bertambah 213 Orang

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa wabah Virus Corona adalah virus yang termasuk dalam jenis SARS dan MERS. Virus Corona juga memiliki gejala yang mirip dengan flu. WHO pun mengumumkan keadaan darurat global terkait penyebaran virus corona.

Menurut laporan media Cina, virus itu muncul di pasar-hewan-liar-hidup di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, pada bulan Desember.


PenerjemahIpung
SumberSputnik

Tinggalkan Balasan