Vladimir Putin Terlindungi dari Virus Corona

Vladimir Putin

Berita Baru, Internasional – Virus Corona atau COVID-19 ini telah menyebar lebih dari 70 negara. Jumlah korban yang terinfeksi mencapai angka 94.000 di seluruh dunia. Selain di Cina, sebagai tempat virus ini pertama kali muncul, negara lain yang mengalami korban terinfeksi yang besar terdapat di Iran, Korea Selatan, dan Italia.

Menurut Dmitry Peskov selaku juru bicara Kremlin menyebutkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin terlindungi dari virus corona karena mereka sudah melakukan semua tindakan pencegahan yang mungkin.

“Kami sedang melakukan segala daya dan upaya untuk mencegah virus corona bisa mendekati presiden kami. Faktanya, masalahnya adalah tentang langkah-langkah kebersihan preventif yang biasa dilakukan oleh setiap warga negara Rusia,” ujar Peskov, menjawab pertanyaan tentang apa yang telah dilakukan untuk memastikan keamanan Presiden Putin. .

Virus Corona di Rusia

Sebelum muncul pernyataan itu, Moskow mengkonfirmasi adanya seorang warga yang terinfeksi virus corona di Rusia. Ia merupakan warga negara Rusia yang kembali dari Italia pada bulan Februari. Dari situ, setidaknya 24 orang yang melakukan kontak langsung dengan korban langsung dirawat di rumah sakit, sementara 83 orang lainnya didesak untuk mau mengurung diri di rumah sebagai upaya karantina.

Berita Terkait :  AS Akan Mengirim Rudal Patriot Jika Turki Mengembalikan S-400 ke Rusia

Namun, pihak berwenang kemudian menyatakan bahwa semua tes mereka terbukti negatif.

Virus Corona ini pertama kali dideteksi di kota Wuhan, Hubei, Cina, pada Desember 2019. Selama dua bulan, COVID-19 telah menyebar ke berbagai Negara sehinga beberapa Negara yang sudah mengkonfirmasi adanya kasus virus corona, mulai memberlakukan tindakan preventif, termasuk karantina. WHO sendiri sudah mengeluarkan status darurat global terhadap COVID-19.

Menurut data baru-baru ini, kematian akibat virus ini telah mencapai angka 3.200. dari jumlah itu, bila dibandingkan dengan jumlah korban terinfeksi, maka tingkat kematian virus corona adalah sekitar 3,4 persen.


PenerjemahIpung
SumberSputnik News
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan