Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Twitter Perluas Fitur Mode Keamanan untuk Lebih Banyak Negara

Twitter Perluas Fitur Mode Keamanan untuk Lebih Banyak Negara



Berita Baru, Inovasi – Masalah yang sering terjadi pada memiliki profil di media sosial adalah hampir semua orang di dunia dapat melihat apa yang seseorang posting dan tulis. Pada gilirannya hal ini membuat pengguna memiliki potensi mengalami troll dan pelecehan bahkan oleh orang yang tidak mereka kenal.

Hal itulah yang menjadi alasan mengapa Twitter, pada tahun 2021, memperkenalkan fitur Mode Keamanan. Fitur ini diperkenalkan tahun lalu di mana pada awalnya hanya tersedia untuk segelintir pengguna sebagai bagian dari pengujian.

Namun, sebagaimana dilansir dari Ubergizmo, Twitter sejak itu mengumumkan bahwa mereka akan memperluas cakupan Mode Keamanan ke lebih banyak pengguna dan juga lebih banyak negara.

“Ingat ketika kami mulai menguji fitur baru yang disebut Mode Keamanan? Setelah berbulan-bulan menerima umpan balik dari pengguna beta, kami senang untuk memperluas ini ke beberapa dari Anda di beberapa pasar berbahasa Inggris baru untuk mendapatkan lebih banyak umpan balik dan wawasan,” kata Twitter melalui sebuah postingan di akun Twitter Safety,  Rabu (16/2/22).

“Ini akan mencakup sekitar 50% akun dari AS, Inggris, Kanada, Australia, Irlandia, dan Selandia Baru,” ungkap laporan tersebut, dikutip Berita Baru, Kamis (17/2/22).

Akan tetapi fitur ini sejatinya belum diluncurkan secara dan tampaknya Twitter masih menguji fitur tersebut serta memperluas jumlah pengguna yang mereka uji.

Untuk diketahui Mode Keamanan Twitter adalah fitur yang secara otomatis akan memblokir akun yang menurut perusahaan menggunakan bahasa berbahaya untuk pengguna lainnya.

Akun-akun ini akan diblokir sementara selama tujuh hari sehingga pemilik akun tidak akan dapat berinteraksi dengan pengguna lain, tetapi pengguna tetap akan memiliki kemampuan untuk meninjau tweet dan akun tersebut dan membuka blokir yang menurut pengguna Twitter mungkin salah.

Fitur ini dirasa lebih lebih baik daripada pengguna harus menelusuri semua akun ini dan memblokirnya secara manual, dan itu juga dapat melindungi pengguna dari keharusan melihat akun atau komentar.