Rencana Kesepakatan Perdagangan China- As di KTT Internasional Batal

Berita Baru, Internasional – Chili mengatakan pihaknya membatalkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik di Santiago pada pertengahan November.

Presiden Donald Trump dan pemimpin Cina Xi Jinping dijadwalkan bertemu pada pertemuan itu untuk membahas kemungkinan kesepakatan ‘tahap satu’ yang akan kedua negara tersebut segera selesaikan.

Pembatalan itu karena protes, menurut Presiden Chili, Sebastian Pinera.

“Ini adalah keputusan yang sangat sulit tetapi didasarkan pada prinsip bijak akal sehat,” kata Pinera kepada media pada hari Rabu.

“Seorang presiden harus selalu menempatkan rekan senegaranya di atas segalanya, perhatian utama kami adalah membangun kembali ketertiban umum, keselamatan warga negara dan perdamaian sosial bersama dengan mendorong melalui agenda sosial untuk menanggapi tuntutan utama warga negara kami.” Kata Pinera.

Pemerintah Chili telah memperpanjang keadaan darurat ke beberapa kota di seluruh negara itu pekan lalu ketika usulan kenaikan tarif angkutan umum memicu protes nasional.

Keputusan Chili untuk membatalkan KTT memunculkan pertanyaan tentang kapan para pemimpin AS dan China akan bertemu untuk menandatangani kesepakatan perdagangan yang sangat dibutuhkan.

Berita Terkait :  Peringatkan Amerika Serikat, China Tembakkan Dua Rudal ke Laut China Selatan

Awal bulan ini, Trump mengatakan AS telah mencapai pada sebuah kesepakatan fase satu yang sangat substansial dengan China, menambahkan fase dua yang akan segera mulai setelah fase pertama ditandatangani. AS juga menolak kenaikan tarif yang direncanakan atas barang-barang China senilai $ 250 miliar yang akan mulai berlaku sejak 15 Oktober.

Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan kepada CNBC bahwa Asia Pacific Economic Cooperation (APEC)  tidak memiliki situs sekunder yang disiapkan, tetapi AS dan China masih akan bekerja untuk membawa kesepakatan parsial ke kesimpulan.

“Kami menantikan finalisasi Fase Satu dari perjanjian perdagangan bersejarah dengan China dalam jangka waktu yang sama, dan ketika kami sudah mendapat kabar, kami akan memberi tahu Anda,” kata juru bicara itu.

Trump mengatakan perjanjian itu akan membahas masalah-masalah seperti kekayaan intelektual dan jasa keuangan dan termasuk janji bagi China untuk membeli $ 40 miliar hingga $ 50 miliar dalam produk pertanian Amerika.

AS mengatakan pada hari Senin bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang pengecualian tarif tertentu pada $ 34 miliar impor dari China karena kedua negara bekerja menuju perjanjian perdagangan. Pengecualian pada hampir 1.000 produk akan berakhir pada bulan Desember.

Sumber : CNBC
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan