Temui Tokoh Lintas Agama, Wabup Bu Min Bicarakan Edukasi Kebangsaan dan Kebhinekaan

    Berita baru, Gresik – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) menemui sejumlah tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pecinta Keberagaman (Formagam) di Kantor Pemda Gresik (16/3). Dalam pertemuan tersebut banyak hal yang diperbincangkan.

    Ketua Formagam Gresik Djoko Pratomo menyampaikan, sejarah awal Formagam berdiri dan apa saja kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang dilakukan selama ini. Pihaknya meminta restu kepada Wabup Gresik untuk mengawal keutuhan persatuan umat lintas agama dan menjaga kerukunan serta persatuan bangsa Indonesia.

    “Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan forkopimda kabupaten Gresik. Kami mohon bimbingan Bu Wabup dalam menumbuhkan sikap toleransi kepada generasi muda di kabupaten Gresik,” katanya.

    Pun dalam pertemuan itu, Joko juga menyampaikan rencana agenda terdekat Formagam yakni mengadakan Jambore Kebhinekaan untuk Generasi muda. Hal ini tidak lain untuk menumbuhkan sikap toleransi dan merawat kerukunan antar umat beragama. Serta memberikan wawasan kebangsaan ditengah anak muda.

    Sebagaimana diketahui, selama pandemi Covid-19, kegiatan Formagam hampir terhenti. Namun, Formagam juga turut andil dalam pencegahan virus Covid-19 dengan pembagian masker dan sosialisasi penegakan prokes. Dengan ini, Formagam bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik. Serta, adanya senam untuk masyarakat dalam menjaga imunitas tubuh.

    Dalam kesempatan itu, Wabup Bu Min menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Formagam. Ia mendorong agar kegiatan positif untuk menanam wawasan kebangsaan dalam bidang pendidikan terus dilakukan oleh Formagam, diantaranya memberikan edukasi kebangsaan dan kebhinekaan kepada anak-anak sekolah.

    “Saya mendukung aktivitas kegiatan yang dilakukan oleh Formagam. Dan dimasa Pandemi ini selama tidak menyalahi prokes kegiatan yang sudah berlangsung sangat kami apresiasi,” terangnya.

    Wabup Bu Min juga menekankan pada penanaman nilai toleransi dalam kebhinekaan. Dan mengingatkan kembali bahwa perjuangan melawan penjajah dilakukan oleh para pahlawan yang senantiasa menjunjung nilai-nilai kebangsaan.

    “Serta tak lupa saya mengimbau masyarakat untuk melindungi kelompok minoritas. Bahwa kelompok minoritas tidak hanya mereka yang berbeda agama,” pesannya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini