Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kecelakaan Simpang Muara Rampak
Penampakan truk tronton usai kecelakaan beruntun di di Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/1). (Foto: Antara)

Sopir Truk Tronton Kecelakaan Maut Simpang Muara Rapak Balikpapan Jadi Tersangka

Berita Baru, Jakarta – Polisi menetapkan sopir truk tronton berinisial MA sebagai tersangka usai kendaraan yang dikendarai menabrak sejumlah mobil dan motor di Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/1).

“Iya benar, sudah ditetapkan tersangka,” kata Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Yusuf Sutejo saat dikonfirmasi.

Menurut Kombes Yusuf Sutejo tersangka MA saat ini telah ditahan oleh penyidik di Polresta Balikpapan. Pihaknya juga masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap tersangka.

Dari pemeriksaan polisi, MA diduga melanggar aturan truk melintas di jalan itu. Di sana, truk hanya boleh melintas pukul 21.00 sampai pukul 06.00 WITA.

“Sopir truk diduga melanggar jalur. Harusnya dia tak boleh melintas di situ dari jam 6 pagi sampai jam 9 WITA malam,” terangnya.

Penyidik menduga tersangka melanggar ketentuan dalam Pasal 310 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pasal itu diketahui dapat menjerat pengendara kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan dan/atau barang dapat dipidana.

Dalam insiden itu, Truk tronton dengan nomor polisi KT-8534-AJ semula melaju dari arah Jalan Pulau Balang Km 13, Karang Joang, Balikpapan Utara dengan mengangkut 20 ton kapur pembersih air. Barang itu tersimpan dalam 20 kontainer yang diangkut oleh truk.

Muatan itu hendak diantar ke Kampung Baru Balikpapan Barat. Menurutnya, sopir truk sempat mengurangi porsneling dari 4 ke tiga di depan Rajawali Foto km 0,5 jalur tersebut.

Dihubungi terpisah, sopir truk tronton, MA mengatakan truk tengah membawa kapur untuk dibawa ke kawasan Kampung Baru, Balikpapan Barat.

Ia mengaku, jelang simpang Muara Rapak, truk yang melewati jalan menurun tiba-tiba tak terkendali diduga karena rem blong.

“Terus lewat situ dan sudah ganti gigi, tapi ternyata rem blong. Seingat saya yang pertama kali tertabrak motor,” terang MA.

Akibat kecelakaan ini, 4 orang tewas, 1 orang masih kritis, dan 21 orang lainnya mengalami luka ringan dan berat. Truk sempat menabrak 10 kendaraan, terdiri atas 4 motor, 2 angkot, 2 mobil pribadi, dan 2 pikap.