Berita

 Network

 Partner

Sepi di Tengah Pandemi, Gua Soekarno Tetap Dibuka
Foto: Istimewa

Sepi di Tengah Pandemi, Gua Soekarno Tetap Dibuka

Berita Baru, Sumenep — Gua Soekarno merupakan salah satu dari sekian banyak wisata alam yang ada di salah satu kabupaten di Madura. Tepatnya di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura.

Resmi dibuka sejak tahun 2019 lalu, gua ini memiliki daya tarik tersendiri. Salah satu tim pengelola wisata gua ini, Alimurrahman menjelaskan bahwa sebelum masa pandemi Coronavirus Disease atau COVID-19, rata-rata pengunjung berkisar 5.000 sampai dengan 10.000 orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Sepi di Tengah Pandemi, Gua Soekarno Tetap Dibuka
Pengunjung Gua Soekarno di depan pintu masuk. Foto: Beritabaru/Jun.

“Sebelum COVID-19 melanda, pengunjung gua ini sangat tinggi. Bahkan bisa mecapai 5.000 sampai 10.000 orang perharinya,” kata Alimurrahman saat ditemui di dalam Gua Soekarno, Senin (4/10).

Sepi di Tengah Pandemi, Gua Soekarno Tetap Dibuka
Lampu-lampu di dalam Gua Soekarno. Foto: Beritabaru/Jun.

Untuk saat, ini, lanjut Pak Mang, pengunjung memang sepi, hal itu dikarenakan pandemi COVID-19 yang entah kapan akan berakhir. Akan tetapi, gua ini tetap dibuka, dan para pengunjung diwajibkan memakai masker, sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Berita Terkait :  Ketua LSKM Kubu Raya Minta Jajaran Perkuat Silaturahmi

“Ya, untuk situasi saat ini, pengunjung memang drastis menurun. Sehari, mungkin 100 hingga 200,” imbuhnya.

Perlu diketahui, konon Gua Soekarno menjadi tempat bertapa bagi orang-orang yang menjalani laku spiritual (tirakat). Pertapa terakhir, kata lelaki yang akrab disapa Pak Mang itu yakni Bapak Sukardi.

“Almarhum Bapak Sukardi itu adalah pertapa terakhir di gua ini. Beliau memiliki kekaguman terhadap sosok Ir. Soekarno, presiden pertama Republik Indonesia. Dari situlah kemudian, Bapak Khairul (selaku perintis pertama) memberi nama wisata ini,” tutur Pak Mang.

Untuk memperindah suasana di dalam gua ini,ditambahi beberapa fasilitas yang dirasa memberi kenyamanan bagi para pengunjung. Mulai dari lampu warna-warni yang menghadirkan kesan estetis, kafe, hingga live musik.

Berita Terkait :  Kongres ke-XX PMII, Gubernur Jatim Khofifah: Semoga Lahir Pemimpin yang Berdedikasi Terhadap Bangsa dan Negara

Selain itu, Gua Soekarno secara natural memiliki beberapa celah, di mana sinar matahari dan udara masuk, menawarkan kesegaran tersendiri. Di dalamnya, ada banyak ruangan, yang saling terhubung satu sama lain.

Wisata ini, sering digunakan oleh para pengunjung, terutama bagi kaum millenial sebagai tempat selfie yang indah, dan instagramable.

Sepi di Tengah Pandemi, Gua Soekarno Tetap Dibuka