Sektor Jasa Keuangan Stabil Pada Semester I 2019

Otpritas Jasa Keuangan (OJK)
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Jajaran Deputi Komisioner dan pejabat OJK serta Tim Penggunaan Barang Milik Negara, Tim Ahli dan Tim Advisor Dewan Komisioner (Foto: www.ojk.go.id)

Beritabaru.co, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor jasa keuangan yang positif dan profil risiko lembaga jasa keuangan yang terkendali.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis OJK, Anto Prabowo, menyampaikan bahwa pasar keuangan domestik yang mencatatkan kinerja positif di semester I-2019. IHSG ditutup pada level 6.358,63 meningkat sebesar 2,65 persen di paruh pertama 2019. Penguatan juga terjadi di pasar Surat Berharga Negara (SBN), tercermin dari turunnya rata-rata yield SBN sebesar 57,64 bps , dengan investor nonresiden yang mencatatkan net buy sebesar Rp95,50 triliun.

Selain itu, kinerja intermediasi sektor jasa keuangan juga meningkat di semester I -2019. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan meningkat sebesar 7,42% yoy.

“Peningkatan ini merupakan yang tertinggi dalam delapan bulan terakhir, didorong oleh meningkatnya pertumbuhan deposito dan giro perbankan”. Tutur Anto Prabowo melalui siaran pers pada Rabu (24/7) di Jakarta.

Berita Terkait :  Menkeu Berencana Naikkan Tarif Cukai Rokok Tahun 2020-2024

Adapun sektor jasa keuangan, lanjut Anto, juga meneruskan kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal itu tercermin dari kredit perbankan tumbuh stabil pada level 9,92% yoy, dengan pertumbuhan tertinggi pada sektor listrik, air, dan gas, konstruksi, serta pertambangan. Sementara itu, piutang pembiayaan tumbuh sebesar 4,29% yoy, didorong oleh pertumbuhan pembiayaan pada sektor industri pengolahan, pertambangan, dan rumah tangga. [Priyo Atmojo]

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan