Ribuan Pendaftar ASN Kabupaten Gresik Tidak Lolos Administrasi

    ASN Gresik
    epala Bidang Data, Formasi dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Gresik, Bahagiyo Santoso, (Foto: Rifqi/Beritabaru.co).

    Berita Baru, Gresik – Banyak pendaftar calon Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Gresik tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi. Oleh karenanya, mereka dinyatakan tidak lolos dan tidak bisa mengikuti tes selanjutnya.

    Hal ini disampaikan Kepala Bidang Data, Formasi dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Gresik, Bahagiyo Santoso saat ditemui di kantor BKD Pemkab Gresik.

    Jumlah yang tidak lolos administrasi mencapai 1265 dari 10.273 yang mendaftar. Sehingga bagi yang ingin komplain terkait hasil seleksi administrasi, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah menyiapkan tempat untuk pendaftar melakukan sanggah.

    Bahagiyo mengatakan masa sanggah hanya diberikan waktu 3 hari saja, melewati ketentuan itu pendaftar dinyatakan gugur.

    “Masa sanggah dimulai Senin 16 sampai 19 Desember 2019. Pendaftar yang ingin sanggah telah kami fasilitasi di ruang computer assisted test (CAT) lantai IV BKD,” jelasnya.

    Sanggah ini diberikan bagi pendaftar yang ditetapkan TMS oleh panitia seleksi Daerah (Panselda), jika administrasi pendaftar dirasa telah memenuhi kualifikasi. Pendaftar yang tidak lolos tersebut rata-rata karena jurusannya tidak sesuai dengan formasi yang dituju.

    Berita Terkait :  1.923 Buruh di Jawa Timur di PHK, Kasbi Gresik Angkat Bicara

    “Misalnya teknik industri tapi yang melamar manajamen rekayasa industri. Ada juga formasi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) yang melamar sarjana pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI),” terangnya.

    Sementara pada saat bersamaan pengumuman sudah ada 5 pendaftar yang TMS melakukan sanggah.

    “Ada pendaftar yang merasa sudah melengkapi syarat administrasi CASN. Namun saat dilihat oleh tim ternyata berkas salah input. Misalnya file lamaran diinput ke lampiran akreditasi jurusan Kampus,” terangnya.

    Disamping itu 9008 pendaftar yang telah memenuhi syarat administrasi dinyatakan lolos dan selanjutnya akan mengikuti ujian tes, dipastikan ujian tersebut berlangsung Februari 2020 mendatang. (Ahmad Rifqy)

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan