Dukung Vaksinasi, Pemkot Tidore Kepulauan Refocusing Rp56,6 M APBD 2021

    Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan

    Berita Baru, Tidore – Kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan program vaksinasi COVID-19 secara masal dan gratis ternyata berdampak terhadap kebijakan anggaran daerah, termasuk pada Kota Tidore Kepualauan, di Provinsi Maluku Utara.

    Merujuk kepada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 30/KM.7/2020 dan juga Surat Edaran Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Nomor SE-2/PK/21, Pemkot Tidore Kepulauan harus melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran dari dana transfer sebesar Rp56,6 miliar.

    Menurut Sekretaris Daerah Miftah Baay, refocusing tersebut dilakukan melalui earmarking terhadap 4 persen Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai Rp40 miliar untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

    Selain itu, juga ada pemotongan dana transfer tahun 2021 sebesar Rp16,6 miliar sebagaimana disampaikan dalam SE DJPK Kemenkeu tersebut.

    “Bisa saja di bawah itu, nanti dihitung kembali kebutuhan Dinas Kesehatan yang berkaitan dengan honor tenaga medis yang bertugas melakukan vaksin dan juga belanja barang habis pakai seperti jarum suntik. Selain itu juga kebutuhan tim satuan tugas, kita sesuaikan dengan melihat tingkat peningkatan kasusnya. Barulah diputuskan Dinkes dapat berapa dan satgas Covid diberikan berapa,” kata Mifah.

    Namun begitu, Miftah juga menjelaskan bahwa proses refocusing tersebut masih akan dibahas lagi di tingkat DPRD. Sehingga belum ada angka pastinya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini