Pemuda Muhammadiyah Sebut Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Pemuda Muhammadiyah
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto

Berita Baru, Jakarta – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda pulau Kalimantan dan Sumatera memantik reaksi berbagai pihak. Kali ini Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto yang menegaskan sikapnya.

Menurut Cak Nanto, begitu panggilan akrab pemuda asal Madura tersebut, dampak buruk kabut asap telah menimbulkan berbagai kerugian yang dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak, baik kerugian materiil maupun kerugian non-materiil berupa penyakit ISPA, dan terganggunya kegiatan ekonomi maupun kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan.

Masifnya dampak, lanjut dia, akibat belum seriusnya pemerintah daerah dalam merespon kejadian tersebut. Agar dapat ditangani langsung oleh pemerintah pusat, maka harus segera ditetapkan sebagai bencana nasional.

“Pusat perlu mengambil alih penanggulangan bencana asap karena pemerintah daerah belum serius merespon bencana asap yang terjadi”. Tutur Cak Nanto melalui siaran pers, di Jakarta.

Melihat bencana asap yang terus berulang tiap tahun, Ia mendesak pemerintah untuk menyediakan rumah aman dari asap bagi warga dengan standar yang memadai, misalnya dengan ketersediaan oksigen, vitamin dan obat-obatan.

Berita Terkait :  Terganggu Asap, 12 Penerbangan Garuda Dibatalkan

“Rumah sakit milik pemerintah harus menyediakan obat-obatan, vitamin dan keperluan medis lainnya secara gratis hingga tingkat kecamatan dan desa bagi korban asap”. Tegasnya.

Cak Nanto juga meminta kepada seluruh jajaran pengurus Pemuda Muhammadiyah se-Indonesia untuk ambil peran dalam memberikan pertolongan kepada korban asap dengan berkoordinasi kepada MDMC Muhammadiyah dan pihak-pihak lainnya di lapangan. (*)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan