Pemerintah akan Naikkan Rasio Kredit UMKM

Foto: SC/Youtube Sekretariat Kabinet RI

Berita Baru, Jakarta – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta porsi kredit perbankan untuk UMKM ditingkatkan  menjadi 30 persen melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dengan usaha memberi relaksasi terhadap UMKM berupa peningkatan program pinjaman Kredit Usaha Rakyat tanpa jaminan, pemerintah berharap dapat memulihkan ekonomi nasional selama masa Pandemi.

“Bapak presiden meminta bahwa diberikan tantangan yang lebih besar agar ada peningkatan secara lompatan. Sehingga bapak Presiden memberikan arahan bahwa kredit UMKM ini ditargetkan di tahun 2024 adalah lebih dari 30 persen. Jadi dari rata-rata 20 persen diangkat menjadi lebih dari 30 persen,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam konferensi virtual usai Rapat Terbatas (Ratas), Senin (5/4/2021).

Menurut Airlangga, Presiden juga mengarahkan supaya KUR tanpa jaminan yang saat ini angkanya maksimal Rp50 juta dinaikkan plafonnya menjadi maksimal Rp100 juta. Sehingga pemerintah memutuskan untuk menaikkan plafon KUR tanpa jaminan menjadi Rp100 juta.

“Jadi sekali lagi bahwa yang tanpa jaminan dari Rp 50 juta dinaikkan menjadi Rp 100 juta,” jelas mantan Menteri Perindustrian di era Jokowi-Kalla itu.

Selain itu, lanjut Airlangga, Presiden Jokowi juga minta agar kredit untuk UMKM ditingkatkan menjadi Rp20 miliar dari sebelumnya Rp500 juta-Rp10 miliar. Harapannya, dengan begitu pelaksanaan tersebut diharapkan bisa segera dilaporkan oleh Menko Perekonomian kepada presiden.

“Selama ini terdapat enam juta pelaku UMKM yang memiliki kredit hingga Rp10 miliar,” terangnya.

Ketua Umum Partai Golkar itu menambahkan, pemerintah memberi target penyaluran kredit UMKM berada di atas 30 persen dan tercapai pada tahun 2024. Kondisi saat ini target kredit UMKM yang disalurkan masih di kisaran 18 persen-20 persen.

“Selama ini pendanaan UMKM kita berada di level di 18 hingga 20 persen dari total kredit, saat ini Bapak Presiden meminta bahwa diberikan tantangan yang lebih besar agar ada peningkatan secara lompatan,” tambah Airlangga.

Presiden Jokowi juga berharap, suku bunga KUR untuk UMKM bisa bersaing di angka 6 persen per tahun. Pemerintah, menurut Airlangga, juga berencana memperbesar porsi pemberian penjaminan kredit bagi UMKM baik melalui Askrindo atau Jamkrindo. (MKR)

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini