Mike Pompeo: Pembunuhan Suleimani ‘Strategi’ Mencegah Musuh AS

(Foto : The Guardian)

Berita Baru, Internasional – “Pembunuhan Qassem Suleimani merupakan bagian dari strategi untuk mencegah tantangan oleh musuh AS yang juga musuh China dan Rusia,” kata menteri luar negeri AS, Mike Pompeo,

Pernyataan yang keluar Pompeo itu semakin melemahkan pernyataan bahwa jenderal senior Iran menjadi sasaran karena merencanakan serangan segera terhadap aset AS.

Dilansir dari The Guardian, Selasa (14/1), dalam pidatonya di Hoover Institute di Universitas Stanford, Pompeo tidak menyebutkan ancaman serangan yang direncanakan oleh Suleimani.

Alasan Itu hanya sebagai jawaban atas pertanyaan bahwa pre-empting plot tersebut adalah alasan untuk serangan drone 03 Januari AS pada kedua pejabat top Iran. 

Pidatonya, berjudul The Restoration of Deterrence: The Iranian Example, berfokus pada apa yang ia sebut dengan strategi administrasi Trump untuk membangun ‘pencegahan nyata’ terhadap Iran.

Trump mengikuti kebijakan Republik dan Demokrat sebelumnya yang mendorong aktivitas memfitnah Teheran.

Demokrat dan beberapa anggota parlemen Republik telah menantang pemerintah atas alasan pertahanan diri yang didukung oleh intelijen.

Berita Terkait :  China Sebut AS Lebay Sikapi Wabah Virus Corona

Presiden AS Donald Trump mengatakan target potensial termasuk empat kedutaan besar AS.

Pada hari Minggu (12/1), sekretaris pertahanan, Mark Esper, mengatakan dia tidak melihat ada peringatan serangan intelijen yang akan terjadi di kedutaan.

Pompeo mengatakan ada strategi yang lebih besar di balik pembunuhan Suleimani, komandan al-Quds, spionase asing elit dan pasukan paramiliter Iran.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan