China dan Rusia Umumkan Rencana Kerja Sama Pembangunan Stasiun Luar Angkasa di Bulan

(Foto: BBC)

Berita Baru, Internasional – China dan Rusia telah mengumumkan rencana untuk membangun stasiun luar angkasa di bulan, dilansir dari BBC, Rabu (10/3).

Badan antariksa Rusia, Roscosmos mengatakan telah menandatangani perjanjian dengan Administrasi Luar Angkasa Nasional China untuk mengembangkan fasilitas penelitian di permukaan bulan, di orbit atau keduanya.

Badan antariksa kedua negara mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa stasiun dapat digunakan oleh negara lain.

Rencana pembangunan stasiun luar angkasa sekaligus untuk merayakan ulang tahun ke-60 penerbangan luar angkasa berawak pertamanya.

Stasiun Bulan Ilmiah Internasional akan melakukan berbagai penelitian ilmiah termasuk eksplorasi dan pemanfaatan bulan, pernyataan dari kedua lembaga tersebut.

“China dan Rusia akan menggunakan pengalaman mereka yang terakumulasi dalam ilmu ruang angkasa, penelitian dan pengembangan dan penggunaan peralatan luar angkasa dan teknologi luar angkasa untuk bersama-sama mengembangkan peta jalan untuk pembangunan stasiun penelitian ilmiah bulan internasional,” kata pernyataan itu (dalam bahasa Mandarin).

Pernyataan trsebut menambahkan bahwa Rusia dan China akan bekerja sama dalam perencanaan, desain, pengembangan, dan pengoperasian stasiun penelitian.

Chen Lan, seorang analis yang mengkhususkan diri dalam program luar angkasa China, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa proyek itu adalah program besar.

“Ini akan menjadi proyek kerja sama luar angkasa internasional terbesar bagi China, jadi ini signifikan,” ujarnya.

China adalah negara yang relatif terlambat berkembang dalam dunia eksplorasi luar angkasa, tetapi Desember lalu, wahana Chang’e-5 berhasil membawa kembali batuan dan tanah yang diambilnya dari bulan. Merupakan peningkatan capaian yang besar negara di luar angkasa.

Rusia, yang memelopori eksplorasi ruang angkasa, telah dikalahkan oleh China dan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Tahun lalu ia kehilangan monopoli dalam membawa astronot ke stasiun Luar Angkasa Internasional setelah peluncuran sukses SpaceX.

AS telah mengumumkan rencana untuk kembali ke bulan pada tahun 2024. Program yang disebut Artemis, akan menampilkan seorang pria dan wanita yang menginjak permukaan bulan yang akan menjadi pendaratan pertama dengan manusia sejak 1972.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini