Mendikbud Minta Vaksinasi Tenaga Pendidik Diprioritaskan

Berita Baru, Jakarta – Pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dimulai dari Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) diterbitkan yakni pada hari ini, Selasa, 30 Maret 2021. 

Oleh sebab itu, Nadiem meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) dapat memprioritaskan vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan. Ia menyebutkan, hal ini merupakan upaya dalam akselerasi PTM.

“Vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan menjadi salah satu prioritas negara dalam upaya akselerasi pembelajaran tatap muka,” kata Nadiem dalam konferensi pers yang secara virtual, Selasa (30/3/2021).

Konferensi pers ini diselenggarakan terkait dikeluarkannya ‘Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, serta Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19’.

“Kami ingin mendorong Pemda untuk memastikan bahwa guru itu menjadi prioritas utama dalam pejabat publik dan sasaran vaksinasinya untuk pendidik dan tenaga kependidikan. Jadi semua orang dewasa yang ada di dalam lingkungan sekolah kita,” ujar Nadiem. 

Nadiem mengatakan vaksinasi untuk pendidik dan tenaga kependidikan tersebut diberikan untuk seluruh jenjang baik pendidikan negeri maupun swasta, baik formal maupun nonformal, termasuk pendidikan keagamaan. 

Pertama, untuk PAUD, SD/MI, SLB, sederajat, pesantren, dan pendidikan keagamaan vaksinasi dosis pertama paling lambat dilaksanakan pada akhir minggu kedua bulan Mei 2021. 

Kedua, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, sederajat vaksinasi dosis pertama paling lambat dilaksanakan akhir minggu keempat Mei 2021. Ketiga pendidikan tinggi vaksinasi dosis pertama paling lambat dilaksanakan pada akhir minggu kedua Juni 2021.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, seluruh sekolah di Indonesia akan menerapkan PTM secara terbatas dimulai setelah pemerintah menyelesaikan vaksinasi Covid-19 kepada guru dan tenaga kependidikan. 

Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan akan selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai. “Vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan paling lambat bulan Juni 2021. Ini sesuai dengan komitmen dari Pak Menkes,” ujar Muhadjir. 

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini