Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Masyarakat Eropa Alami Kesulitan Akibat Krisis Energi

Masyarakat Eropa Alami Kesulitan Akibat Krisis Energi

Berita Baru, Internasional – Krisis yang terjadi di Ukraina menyebabkan harga-harga di sektor energi melonjak di kawasan Eropa, yang kemudian mendongkrak tingkat inflasi.

Dampak ekonomi yang parah akibat krisis energi dirasakan di berbagai sektor ekonomi di Eropa.

“Dalam satu tahun terakhir, semuanya berubah secara drastis. Semua bisnis yang sangat bergantung pada energi, baik gas alam maupun listrik, salah satunya sektor kami, mengalami masalah yang besar,” kata Tassos Vazakas, Pemilik toko roti di Yunani, sebagaimana dilansir dari Xinhua News, Senin (21/11/22).

Ia menambahkan bahwa sangat sulit menghadapi jumlah tagihan energi dari usaha miliknya yang naik tiga kali lipat dari sebelumnya.

“Padahal kami juga mendapat subsidi dari negara,” ungkapnya.

Sementara itu Margit Kiss yang merupakan warga negara Hongaria mengatakan harga gas naik lebih dari enam kali lipat dari sebelumnya dan harga listrik naik lebih dari dua kali lipat.

“Saya hanya menggunakan gas untuk memanaskan air, selebihnya selalu saya matikan. Setiap kali harga energi naik, itu akan menyulitkan para pelanggan,” kata Kiss.

Menurut Ales Bavdek, seorang Petani sayuran di Slovenia mengatakan inflasi sangat berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.

“Kami tidak mampu membeli apa pun karena kami menghabiskan semua sumber daya kami untuk (membayar) produk energi.”

Negara-negara Eropa mengambil serangkaian tindakan guna menghadapi risiko jangka pendek akibat dampak terkait krisis energi.

Banyak negara Eropa memperkuat kapasitas penyimpanan gas alam dan memberikan bantuan ekonomi bagi keluarga berpenghasilan rendah serta bagi industri-industri padat energi.

Namun, para analis mengatakan bahwa efek dari langkah-langkah tersebut pasti akan tetap terbatas.