Lesbumi NU Gresik Perkuat Dakwah Seni Budaya Sebagai Wujud Saptawikrama

    Berita Baru, Gresik – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU Gresik gencar menggelar kegiatan seni kebudayaan bertajuk dakwah islam di berbagai desa di Kabupaten Gresik.

    Beragam kegiatan digelar oleh lembaga naungan Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Gresik ini, mulai kajian sejarah, kajian situs sejarah di desa, hingga pagelaran seni dan budaya.

    KH Alfin Sunhaji, Ketua Lesbumi NU Gresik, mengatakan Lesbumi NU Gresik fokus untuk mewujudkan Saptawikrama, yakni tujuh strategi kebudayaan Islam Nusantara yang meneguhkan hasil Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, pada 1-5 Agustus 2015 lalu.

    “Kami menghimpun, mengkonsolidasi, mengembangkan kebudayaan, dan menghidupkan kembali sendi-sendi budaya, agar pesan-pesan moral, pesan-pesan agama bisa tersampaikan kepada seluruh masyarakat,” ujarnya kepada pewarta Beritabaru.co saat pagelaran seni wayang kulit “Babad Wanamarta” di Dusun Taman gading Desa Gading watu Kecamatan Menganti Sabtu (8/2) kemarin.

    Ia juga menambahkan, bahwa selain dakwah, Seni budaya juga bisa sebagai wadah untuk jalinan silaturrahim bangsa Indonesia dalam bingkai bhineka tunggal ika.

    “Seni budaya adalah warisan bangsa yang harus di lestarikan, dan juga bisa sebagai wadah pemersatu umat berbagai macam suku dan agama, agar kita tidak mudah terpecah belah,” tambah pria yang juga pengasuh Ponpes Al Ikhlas Panceng ini.

    Ke depan, Lesbumi Gresik akan terus mengimplementasikan nilai yang terkandung dalam Saptawikrama dalam wujud kegiatan dan kajian baik sejarah, seni, maupun budaya yang ada di tengah masyarakat, agar masyarakat semakin tau pentingnya menjaga kultur warisan para leluhur Indonesia.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini