KSP Moeldoko: Jangan Jadi Lalat Politik Di Masa Pandemi

-

Berita Baru, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengajak semua elemen bangsa Indonesia berkolaborasi, membangun soliditas dan bersatu menyelamatkan Indonesia dalam menangani Pandemi Covid-19.

“Jangan berpikir yang lain. Mari kita bersama-sama bergerak untuk pemulihan bersama dan KSP siap menampung berbagai pemikiran baru untuk menghadapi Covid-19,”

Moeldoko mengingatkan semua pihak untuk tidak menjadi lalat politik yang mengganggu konsentrasi penanganan Covid-19 . Di saat seperti ini, yang dibutuhkan adalah kebersamaan.

“Saya mengingatkan semua pihak, janganlah menjadi lalat-lalat politik yang justru mengganggu konsentrasi,” kata Moeldoko, dikutip Beritabaru.co dari unggahan Instagram TV Kantor Staf Presiden, Minggu (11/7).

Mantan Panglima TNI ini menegaskan, sejumlah pihak telah bekerja keras dalam penanganan pandemi Covid-19. Bahkan menurutnya, mereka rela mempertaruhkan hidupnya dalam melawan musuh yang tak terlihat.

“Konsentrasi siapa? Mereka yang saat ini bekerja keras bahkan mempertaruhkan hidup, dia bekerja antara hidup dan mati. Para tenaga medis, para ASN saat ini telah bekerja keras untuk itu semua. Sekali lagi janganlah menjadi lalat-lalat politik yang mengganggu,” ungkapnya.

Moeldoko menyebut saat ini Indonesia menghadapi sekelumit masalah yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19. Karena ini masalah kemanusiaan, Moeldoko mengimbau semua pihak melepaskan perbedaan dan memikirkan solusi persoalan kemanusiaan tersebut.

“Hari-hari ini yang kita hadapi adalah permasalahan kemanusiaan. Untuk itu, saya mengimbau lepaskan perbedaan kita sementara ini. Kita memikirkan satu kepentingan besar yaitu persoalan kemanusiaan dan itu jauh lebih penting dari pada kepentingan pribadi dan golongan,” terang KSP Moeldoko.

Moeldoko juga mengajak masyarakat untuk tidak terlalu pesimis dan meragukan kemampuan Indonesia keluar dari krisis Covid-19. Ia mendorong untuk terus bergotong royong menyatukan daya dan kekuatan menyelesaikan pandemi.

Berita Terkait :  Catat, April 2021 Pemerintah Akan Buka Pendaftaran 1,3 Juta Formasi CASN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Selain Padat Karya, Industri Batik Punya Orientasi Ekspor

TERBARU