Berita

 Network

 Partner

Kolaborasi dengan DEMA UIN SUKA dan DEMA FITK SUKA, Rumah Indonesia Gelar Webinar Beasiswa

Kolaborasi dengan DEMA UIN SUKA dan DEMA FITK SUKA, Rumah Indonesia Gelar Webinar Beasiswa

Berita Baru, Yogyakarta – Rumah Indonesia Kembali mengadakan webinar series ke-3 Pada Sabtu, 31 Juli 2021 Via Zoom meeting. Webinar series adalah kegiatan diskusi rutin yang diadakan oleh Lembaga Rumah Indonesia setiap weekend. Pada webinar series ke-3 ini Rumah Indonesia berkolaborasi dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan bersama (Dema FITK) Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Dema UIN Suka) dengan mengusung tema How to Get a Scholarship and Reach Your Dream, Sabtu (31/7).

Acara ini menghadirkan 3 narasumber yang luar biasa yaitu Lailati Rohmah (LPDP Of Universitas Negeri Yogyakarta), Hamdi Putra (LPDP Oxfort University) dan Astri Khoirunnisa (LPDP Of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan dihadiri oleh sekitar 80 peserta.

Dalam diskusi tersebut, Lailati menyampaikan bahwa untuk mendapatkan beasiswa diperlukan persiapan jauh-jauh hari untuk mencapai hasil yang maksimal. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan kita harus mempunyai kemauan karena dengan adanya kemauan kita pasti akan melakukan persiapan.

“Dari tahap persiapan lalu akan terhubung pada latihan, latihan yang dimaksud adalah latihan yang menunjang seperti latihan untuk menjawab soal-soal dan yang lainnya. Setelah ketiga hal itu maka kita harus konsisten dalam mempunyai cita-cita tersebut. Hanya dengan konsistensi maka kita akan mampu untuk bisa meraih apa yang kita inginkan. Setelah keempat hal tersebut yang herus kita lakukan adalah berdoa dan berikhtiar serta tawakal,” tuturnya.

Berita Terkait :  Ratna Juwita: Pengelolaan Sampah Organik Alternatif Kelangkaan Pupuk

Lebih lanjut, Hamdi Putra mengatakan bahwa mengejar impian beasiswa tentunya butuh kemampuan bahasa asing yang sesuai dengan target. Dalam mempelajari bahasa asing, menurutnya khususnya bahasa inggris lebih mudah dengan tiga cara yaitu Love, Memorizing, and Practice.

“Belajar bahasa inggris dimulai dengan mencintai terlebih dahulu setelah itu bisa ditambahkan dengan menghafal kosakata yang sesuai dengan kebutuhan dan juga diparaktekan dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya belajar bahasa inggris step by step, maka dari itu menghafal aja tidak cukup untuk meningkatkan skill bahasa asing kita,” jelas Hamdi.