Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kirim Nasi Bungkus ke Rutan Gresik, Warga Bungah Terciduk Sisipkan Sabu di Kepala Ikan

Kirim Nasi Bungkus ke Rutan Gresik, Warga Bungah Terciduk Sisipkan Sabu di Kepala Ikan



Berita Baru, Gresik – Petugas rumah tahanan (Rutan) kelas IIB Banjarsari Gresik menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu yang diantar untuk tahanan. Modusnya, sabu-sabu disisipkan ke dalam kepala ikan dan dibungkus bersama nasi bungkus. 

Ada dua paket sabu yang dikirimkan ke dalam rutan. Keduanya dikemas sangat rapi menggunakan lakban hitam, lalu dimasukan ke dalam kepala ikan bandeng. 

Pengirimnya diketahui berinisial HA (25) warga Kecamatan Bungah. Petugas mengamankan HA setelah menggeledah isi makanan dan memotong satu persatu badan ikan bandeng yang ada didalamnya.

Sampai pemeriksaan di area kepala, ikan terasa keras dan alot. Benar saja, petugas mendapati dua paket sabu-sabu yang dibungkus plastik dan lakban hitam di dalam rongga kepala ikan.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Aris Sakuriyadi mengatakan, kiriman sabu diperuntukkan kepada warga binaan berinisial SR kasus narkotika penghuni kamar D4 Bawah. Belakangan diketahui, HA merupakan kerabat dari SR yang saat ini mendekam di balik jeruji besi.

Paket tersebut hampir saja lolos dari pemeriksaan jika petugas tak jeli. “Barang ini ditemukan dua orang petugas yang berjaga. Berkat kejelihan akhirnya kami berhasil menggagalkan kiriman sabu masuk ke rutan,” kata Aris, Sabtu (28/8) kemarin. 

Setelah berhasil menggagalkan penyelundupan barang haram, Aris lalu kordinasi dengan pihak Polsek Cerme untuk melakukan tindak lanjut. Saat ini, kata Aris, semua barang dan pelaku sudah diserahkan ke polisi. 

“Barangnya sudah kami serahkan kepada kepolisian, penyelidikan kita serahkan sepenuhnya kepada polisi,” ungkapnya. 

Sebagai tindak lanjut, agar kejadian tidak terulang, petugas yang dipimpin Kepala Rutan langsung melakukan razia dan penggeledahan di kamar hunian B1 Bawah dan D4 Bawah. 

Sementara itu Kapolsek Cerme AKP Nur Amin menerangkan masih perlu pendalaman lagi terkait asal muasal barang haram tersebut. Terkait peran dan jumlah berat sabu yang diamankan, Nur menyebut sedang dalam pengembangan. 

“Masih kami kembangkan, mohon waktu,” jelasnya.