Kena Dampak PPKM, UMKM Diminta Mendapatkan Perhatian Lebih

-

Berita Baru, Jakarta – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi sektor yang sangat terpukul pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Bahkan banyak usaha yang terpaksa gulung tikar, karena ditinggal konsumen.

Kedua Pengurus Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Abdur Rafi mengaku prihatin dengan dampak yang dirasakan UMKM di masa PPKM Darurat saat ini. Daya beli masyarakat yang merosot serta pembatasan di berbagai lini membuat UMKM bukan hanya sulit berkembang, namun juga sulit bertahan.

“Perputaran uang di Indonesia dan daya beli masyarakat dari UMKM semakin merosot. Kebijakan saat ini sangat merugikan masyarakat khususnya golongan menengah ke bawah,” jelas Rafi.

Berita Terkait :  Amazon Terapkan Sistem Pembayaran “Nirsentuh” ke Whole Foods

Ia pun mengaku pesimis dengan upaya pemerintah yang berusaha untuk membuat UMKM naik kelas. Menurutnya ini seperti jauh panggang dari api. Ia berharap PPKM segera berakhir dan Pandemi bisa segera hilang dari muka bumi.

Berita Terkait :  Slavoj Žižek: Apakah Barbarisme dengan Wajah Manusia yang Menjadi Nasib Kita? [Bab IX]

Rafi pada dasarnya yakin jika pandemi berakhir, sektor UMKM akan bisa bergerak kencang kembali. Dan pada masa pasca pendemi, pemerintah bisa memulai pemulihan ekonomi dengan memberikan perhatian lebih pada sektor UMKM.

“Kami optimistis, sektor UMKM pulih lebih cepat setelah melawati puncak pandemi ini Indonesia akan meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kualitas perekonomian,” pungkas Rafi.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU