Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kementan Lepas Ekspor 32 Ton Cengkeh Sulsel ke Pasar Timur Tengah
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Karantina Pertanian Makassar melepas ekspor cengkeh yang diproduksi petani Sulawesi Selatan (Sulsel) ke pasar Timur Tengah, sebanyak 32 ton. (Foto: Istimewa)

Kementan Lepas Ekspor 32 Ton Cengkeh Sulsel ke Pasar Timur Tengah



Berita Baru, Makassar – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Karantina Pertanian Makassar melepas ekspor cengkeh yang diproduksi petani Sulawesi Selatan (Sulsel) ke pasar Timur Tengah, sebanyak 32 ton.

Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor pasar di Timur Tengah yaitu diantaranya Qatar sebanyak 12 ton dengan nilai Rp 896 juta dan Libya sebanyak 10 ton senilai Rp 1,006 milIar.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir mengatakan bahwa cengkeh yang diekspor tersebut telah memenuhi syarat untuk dilalulintaskan sesuai dengan permintaan negara tujuan. 

Lutfie Natsir berharap, dengan adanya ekspor cengkeh ini dapat memberi stimulasi dan trigger bagi para eksportir lain untuk dapat membawa komoditas pertanian di Sulsel menembus pasar Timur Tengah.

“Sehingga ekspor komoditas pertanian ke Timur Tengah ini dapat sustainable,” kata Lutfie saat pelepasan ekspor cengkeh di Makassar, Jumat (10/2), seperti dalam siaran persnya.

Sebelum diberangkatkan menuju Qatar, cengkeh yang dilalulintas melalui Pelabuhan Laut Makassar sudah melalui tahap pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan bebas dari OPTK (Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina) oleh pejabat Balai Besar Karantina Pertanian Makassar.

Menurut Lutfie, Balai Besar Karantina Pertanian Makassar sendiri saat ini terus berupaya untuk dapat terus meningkatkan ekspor komoditas pertanian di Sulsel ke mancanegara.

“Kami terus melakukan pendampingan kepada para pengguna jasa salah satunya dengan membuka konsultasi di Klinik Ekspor kami,” terangnya.

Pada kesempatan itu Lutfie menjelaskan, Balai Besar Karantina Pertanian Makassar Kementan telah membuka klinik ekspor yang bertempat di Kantor Karantina Pertanian Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 12. 

“Di Klinik Ekspor ini para pengguna jasa tidak hanya dapat melakukan konsultasi mengenai alur pelaporan karantina, tetapi juga mengenai persyaratan ekspor komoditas pertanian,” tandas Lutfie.