Jet Supersonik Eksperimental X-59 NASA Akan Siap Pada Akhir 2020

X-59 NASA
(Foto: Sputnik)

Berita Baru, Internasional – Sejak 2016, Lockheed Martin bekerja sama dengan NASA dalam projek X-59 QueSST supersonik terkait program Demonstrator Penerbangan Low-Boom Flight. Program ini direncanakan akan melakukan uji penerbangan pada tahun 2022.

Dilansir dari Sputnik, Lockheed Martin, yang ditugaskan untuk membangun pesawat, pada hari Jumat (7/2) mengatakan bahwa pesawat percobaan seri X supersonik NASA terbaru akan terbang melintasi Amerika Serika pada akhir tahun 2020.

Seri X terakhir itu bernama resmi X-59 QueSST atau disingkat X-59. Pesawat itu dihidupkan untuk perakitan akhir pada tahun 2019. NASA bertujuan untuk mengembangkannya menjadi pesawat ultra-quiet yang dapat melakukan perjalanan lebih cepat daripada kecepatan suara di darat.

“Pesawat ini bergerak sangat cepat pada shop floor control dalam hal manufaktur dan produksi,” ujar perwakilan perusahaan itu.

“Setelah memasang pesawat dan rakitan akhir, kami akan menggunakan badan pesawat untuk melakukan beberapa uji coba. Kemudian kami akan memasang beberapa bagian pesawat lainnya untuk melakukan beberapa uji coba sistem, dan kemudian meluncurkannya,” imbuh perwakilan perusahaan.

Tahapan Pengerjaan

Lebih lanjut, ia menjelaskan bagaimana setelah semuanya disatukan, maka pesawat itu harus mulai bisa beroperasi pada tahun 2021.

“Kami sangat percaya diri. Semua jenis simulasi pemodelan dan prediksi sudah selaras. Jadi kami percaya, berdasarkan pada model dan simulasi yang telah kami jalankan, kami percaya suara dari pesawat itu akan lebih tenang setelah mencapai kecepatan supersonik,” tambahnya.

Pada tahun ini juga akan dilakukan pengujian lebih lanjut mengikuti tahap penyelesaian pesawat. Pengujian itu bertujuan untuk memastikan permasalahan yang ada; bahwa pesawat tidak hanya berfungsi dan mampu mencapai target kecepatan, namun juga tidak berisik ketika terbang serta tidak mengganggu masyarakat.

Menurut perwakilan perusahaan, tahap pertama merupakan fase pembuatan konstruksi seluruh proyek. Lalu di tahap kedua akan melihat pengujian lebih lanjut, sertifikasi, dan validasi akustik (atau suara).

NASA menggariskan dalam sebuah pernyataan bahwa fase ketiga akan melihat pengujian berbasis mayarakat, di mana mereka akan mengamati respons manusia terhadap suara rendah (suara yang tenang) yang ditimbulkan oleh pesawat ketika terbang di atas kepala. [Ipung]

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini