Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Anggota G7
(Foto: Ian Langsdon)

Jerman: Keanggotaan G7 Dapat Diubah Hanya Melalui Keputusan Semua Anggota

Berita Baru, Internasional – Pada Rabu (3/6), Juru Bicara Kabinet Jerman, Steffeen Seibert mengomentari inisiatif dari Presiden Trump dengan mengatakan: “Format Anggota G7 dapat diubah, termasuk dimasukkannya Rusia atau negara lain dalam grup, hanya dengan keputusan bulat dari para pemimpin semua negara anggota.”

Saat ini, negara anggota G7 adalah AS, Inggris, Italia, Jerman, Jepang, Kanada, dan Perancis.

Seibert juga menekankan perbedaan menjadi anggota dan menjadi tamu dalam G7.

“Setiap perubahan dapat diperkenalkan ke format hanya jika keputusan yang relevan dibuat pada pertemuan puncak. Pada saat yang sama, praktik mengundang tamu memang selalu ada,” jelas Seibert, dikutip dari Sputnik.

Saat ini, negara anggota G7 adalah AS, Inggris, Italia, Jerman, Jepang, Kanada, dan Prancis.

Awal pekan ini, Presiden Trump menjelaskan kepada Presiden Putin tentang idenya untuk mengundang para pemimpin Rusia, India, Australia, dan Korea Selatan dalam pertemuan KTT G7 pada bulan September.

Selain mengundang negara-negara tersebut, Presiden Trump juga mengatakan bahwa ia akan mengubah format anggota G7 karena menurutnya keanggotaan G7 yang sekarang sudah ketinggalan zaman.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan Moskow setuju dengan pernyataan Presiden Trump bahwa anggota G7 yang sekarang memang sudah ‘ketinggalan zaman.’

“Jadi, secara umum menunda pertemuan KTT G7 pada dasarnya sudah berada di jalan yang benar. Tetapi itu tidak menjamin representasi yang benar-benar universal. Misalnya, jelas bahwa rencana serius yang berkaitan dengan dampak global hampir tidak dapat dilaksanakan tanpa partisipasi dari China,” tegas Zakharova.

Zakharova juga memuji format G20 dari Presiden Trump sebagai format yang lebih efisien.

Jerman: Keanggotaan G7 Dapat Diubah Hanya Melalui Keputusan Semua Anggota
Presiden Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengakhiri konferensi pers bersama di KTT G-7 di Biarritz, Prancis, Senin, 26 Agustus 2019

Pada saat yang sama, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengkritik gagasan dari Presiden Trump. Borrell menyebut bahwa Washington sendiri tidak dapat mengubah format atau keanggotaan secara permanen.