Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Irak telah lama menjadi negara transit captagon, tetapi para pejabat mengatakan negara itu semakin menjadi pasar konsumen obat-obatan terlarang. Foto: Twitter: @socialmoigoviq.
Irak telah lama menjadi negara transit captagon, tetapi para pejabat mengatakan negara itu semakin menjadi pasar konsumen obat-obatan terlarang. Foto: Twitter: @socialmoigoviq.

Irak Sita 250.000 Narkoba Jenis Pil Captagon di Sekolah Dekat Perbatasan Suriah



Berita Baru, Baghdad – Kementerian Dalam Negeri Irak sita 250.000 narkoba jenis pil Captagon di sekolah dekat perbatasan Suriah.

Hal itu diumumkan melalui sebuah pernyataan Kementerian Dalam Negeri Irak pada Rabu (27/6), menambahkan bahwa pil itu disita saat pejabat setempat menggerebek sebuah sekolah yang sedang direnovasi di kota Ramadi di provinsi Al Anbar.

Mereka juga menyita 1 kg (2,2 pon) resin ganja. Upaya sedang dilakukan untuk menangkap para pelaku, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Captagon adalah stimulan tipe amfetamin yang sangat adiktif.

Irak telah lama menjadi negara transit bagi Captagon, nama merek dari obat psikoaktif yang diproduksi pada tahun 1960-an oleh sebuah perusahaan Jerman sebagai pengobatan untuk gangguan kekurangan perhatian dan narkolepsi serta sebagai stimulan sistem saraf pusat.

Suriah diterima kembali ke Liga Arab pada bulan Mei dalam tengah aktivitas diplomatik regional yang meningkat setelah Iran dan Arab Saudi setuju untuk mengembalikan hubungan diplomatik dalam perjanjian yang dimediasi oleh China pada bulan Maret.

Sebagai bagian dari pembicaraan untuk mengakhiri isolasinya, pemerintahan al-Assad setuju untuk mengatasi perdagangan narkoba melintasi perbatasannya dengan tetangga Yordania dan Irak, yang telah menjadi korban utama ekspor Captagon.

Namun, negara-negara di seluruh wilayah tersebut terus menderita akibat dari perdagangan narkoba ini, yang diyakini bernilai miliaran dolar setiap tahun.

Pada hari sebelumnya, Selasa (26/6), polisi di Lebanon mengatakan mereka telah menyita sekitar 450.000 butir pil Captagon dalam penggerebekan terhadap sebuah gudang dekat Bandara Internasional Beirut.

Penggerebekan itu terjadi setelah menerima informasi bahwa pengiriman itu akan dikirim ke Republik Demokratik Kongo dan kemudian ke negara Teluk yang tidak disebutkan namanya.

Minggu lalu, Oman mengumumkan salah satu penyitaan terbesarnya, yaitu sekitar 6 juta butir pil Captagon.

Polisi di negara tersebut mengatakan mereka melakukan operasi terhadap “jaringan internasional yang menyelundupkan jumlah besar obat dan zat psikotropika” dengan bantuan Arab Saudi, negara lain yang sangat terpengaruh oleh perdagangan Captagon.

Pada bulan Maret, otoritas Irak telah mengumumkan penyitaan 3 juta butir pil Captagon di perbatasan al-Qaim dengan Suriah dalam upaya operasi narkotika yang diperketat untuk melawan penyebaran zat tersebut.

Pada bulan yang sama, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Britania Raya memberlakukan sanksi terhadap sejumlah orang yang memiliki hubungan dengan pemerintahan al-Assad, termasuk dua sepupunya, atas keterlibatan dalam perdagangan narkoba.

Sebuah penyelidikan BBC yang diterbitkan pada hari Rabu mengungkapkan adanya bukti yang menunjukkan keterlibatan pejabat Suriah yang lebih senior selain dari mereka yang sudah masuk daftar hitam.