Berita

 Network

 Partner

Indonesia Jepang
(Foto: Istimewa)

Indonesia-Jepang Teken Kerja Sama Perdagangan Senilai Rp22,8 Miliar

Berita Baru, Jakarta – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional memfasilitasi penandatanganan lima nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra dagang asal Jepang. Perjanjian kerja sama ini senilai USD1,61 juta atau sekitar Rp2,8 miliar (kurs Rp14.214 per USD).

Penandatanganan yang disaksikan secara daring oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, dilakukan pada gelaran Trade Expo Indonesia-Digital Edition (TEI-DE) 2021.

“Penandatanganan lima nota kesepahaman senilai USD 1,61 juta tersebut meliputi produk kacang, ayam olahan, produk perikanan, makanan halal, produk pertanian, dan furnitur antik. Diharapkan hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang terus berkembang dan saling menguntungkan,” kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (23/10).

Berita Terkait :  Akselerasi Penelitian Sastra di Era Pandemi, FBS UNJ Gelar Seminar Daring

Didi menyampaikan, apresiasi setinggi-setingginya bagi pelaku usaha Indonesia dan mitra asal Jepang yang tetap gigih dan berupaya keras untuk melakukan ekspansi bisnis di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu. Ia juga mengajak para mitra dagang asal Jepang untuk memanfaatkan gelaran TEI-DE 2021.

“Kami mengajak pelaku usaha Jepang untuk mengunjungi platform TEI-DE ke-36 2021 guna mengeksplorasi produk yang dapat diterima di pasar Jepang. Secara daring, TEI berlangsung hingga 4 November 2021, sementara showcase-nya berlangsung hingga 22 Desember 2021,” jelas dia.

Ia menambahkan, nilai penandatanganan MoU pada TEI-DE ke-36 hingga hari kedua yaitu sebesar USD802,18 juta. Nilai ini diperoleh dari penandatanganan MoU di hari pertama sebesar USD800,57 juta dan hari kedua sebesar USD1,61 juta. Didi berharap nilai ini akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya TEI-DE 2021 ini.

Berita Terkait :  Kampanyekan Joe Biden, Obama: Trump Tidak akan Melindungi Kita Semua

Penandatanganan juga disaksikan Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Tri Purnajaya, Atase Perdagangan Tokyo Arief Wibisono, dan Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Osaka Dicky Farabi secara daring.