DKN Garda Bangsa: Pelaku Kekerasan, Apapun Tujuannya Harus Dihentikan

-

Berita Baru, Jakarta – Dewan Koordinator Nasional (DKN) Garda Bangsa mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3) pagi.

“Kami atas nama DKN Garda Bangsa mengutuk keras teror yang terjadi di Makassar tersebut, siapapun pelakunya, apapun latar belakang pelaku serta motif dan tujuan pelakunya, kekerasan harus dihentikan,” ujar Ketua DKN Garda Bangsa Bidang Keagamaan dan Pluralisme, Hadiqun Nuha.

Menurutnya Garda Bangsa mendorong aparat keamanan melakukan penyelidikan menyeluruh supaya kasus ini bisa selesai sampai akarnya dan tidak ada serangan lain terhadap umat beragama di Indonesia, terlebih mereka yang sedang menjalankan ibadah.

Berita Terkait :  Ledakan Bom di Gereja Filipina, 15 Orang Tewas dan 75 Terluka

“Kita berharap aparat keamanan bisa mengungkap apakah ini merupakan “Lone Wolf Terrorist” atau memang pelaku mempunyai jejaring yang digerakkan oleh pemimpin kelompoknya,” tuturnya.

Berita Terkait :  Wahid Foundation: Bom Gereja Katedral Mencederai Kebinekaan

Ledakan ini. Kata Hadiqun tidak hanya mengganggu umat Katolik yang sedang menjalankan ibadah Misa akan tetapi juga mengusik kekhusukan Umat Islam yang sedang menjalankan puasa Sunnah Nisyfu Sya’ban dan sedang menyiapkan diri menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan.

“Umat seluruh agama jangan takut, kita harus bersatu bersama menghadapi setiap teror yang menimpa bangsa kita. Garda Bangsa sebagai salah satu organisasi yang punya komitmen menjaga NKRI siap bersama umat semua agama untuk menjaga perdamaian negeri,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU