Gus Sholah Wafat, IKA-UB dan Kemenag Sampaikan Duka Cita

Jenazah Gus Sholah

Berita Baru, Jakarta – Bangsa Indonesia berduka. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah diberitakan wafat pada Minggu (2/2) pukul 20.55 WIB di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta.

Sejak pagi hari, kabar memburuknya kondisi kesehatan adik Almarhum Gus Dur tersebut telah disampaikan oleh Ipang Wahid melalui akun media sosial Instagram pribadinya.

“Dengan segala keikhlasan hati, kami mohon keikhlasan doa untuk ayahanda kami Gus Solah yang saat ini sedang dalam keadaan kritis”. Tulis @ipangwahid.

Unggahan tersebut disuka 2.940 orang dan mendapat respon 277 komentar berupa doa dari warganet.

Ipang Wahid kembali mengunggah pesan atas wafatnya Gus Solah melalui akun Instagramnya pada pukul 21.24 WIB atau 29 menit setelah pihak rumah sakit menyatakan kepergian ulama kharismatik asal Jombang tersebut.

“Gus Solah baru saja wafat, pada pukul 20.55. Mohon dimaafkan seluruh kesalahan”. Tulis Ipang Wahid.

Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar melalui pesan berantai melalui berbagai jaringan media sosial WhatsApp, Facebook, Twitter dan Instagram.

IKA-UB dan Kemenag sampaikan duka cita

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Brawijaya (IKA-UB) Malang, Prof Ahmad Erani Yustika mengaku baru satu jam pulang menjenguk Gus Solah. Dirinya sangat terkejut mendapat kabar duka atas wafatnya adik Gus Dur tersebut.

“Baru bezuk satu jam yang lalu, sekarang dapat kabar @Gus_Sholah wafat. Semoga sakit yang diderita selama ini menjadi pengurang dosa dan penambah pahala. Satu lagi tokoh pemikir dan pergerakan Islam pergi. Kehilangan besar bagi umat dan bangsa. Semoga mulia di sisiNya. Alfatihah”. Tulis Prof Erani dalam akun twitternya @AhmadErani.

Berita Terkait :  Kemenag Tuban gelar Baksos di Wilayah Pedesaan

Kementerian Agama Republik Indonesia, juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Gus Solah. Melalui akun twitter @kemenag_RI juga mendoakan pria yang pernah menjadi calon Wakil Presiden pada pemilihan Presiden langsung pertama tahun 2004 mendampingi Wiranto.

“Innalillaahi wa inna ilaihi raaji’uun. Turut berduka atas wafatnya KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah). Semoga almarhum khusnul khatimah, serta senantiasa dalam naungan rahmat Allah Swt. Taghammadahu Allahu bi wus’ati rahmatihi. Aamin”. Tulis admin Kemenag RI.

Tinggalkan Balasan