Berita

 Network

 Partner

Cantik: Bukan Tentang Perspektif Orang Lain, Tapi Tentang Penerimaan Diri
(Sumber Hipwee.com)

Cantik: Bukan Tentang Perspektif Orang Lain, Tapi Tentang Penerimaan Diri

Berita Baru, Tips – Dari mana kita tahu dia cantik atau tidak? Perspektif cantik itu sebenarnya seperti apa? Semenjak muncul istilah ‘insecure booming’, kenapa malah banyak orang yang merasa insecure, ya? Merasa nggak percaya diri dan merasa takut kalau orang lain nggak bakal menerima keberadaannya. Benar, nggak, sih?

Kamu sebenarnya sudah bosan mendengar bahwa: cantik itu nggak cuma dinilai dari fisik. Ya, bahkan kamu sadar itu, tapi tetap saja yang namanya perempuan; kekeh berprinsip kalau cantik, fisik itu paling penting.

Kamu perlu mengubah pola pikir. Ternyata, rasa senang dalam diri sendiri adalah hal yang pertama kali harus diupayakan. Rasa senang terhadap diri sendiri bisa dilakukan dengan menerima diri sendiri secara utuh, dengan memandang realistis terhadap diri dan potensi-potensi yang kamu punya.

Berita Terkait :  Studi: Jalan Santai 15 Menit tiap Minggu dapat Meningkatkan Energi Positif

Dengan begitu, kamu bakal merasa puas dengan diri sendiri; baik secara fisik, mental maupun spiritual. Kamu pun nggak merasa tidak aman dengan kekurangan. Karena, penerimaan diri sendiri termasuk menerima kekurangan kita sendiri. Yang perlu ditanamkan adalah sifat syukur, bukan insecure.

Kecantikan bukan tentang perspektif orang lain, tapi tentang penerimaan diri. Standar kecantikan yang nggak memanusiakan kamu sebagai perempuan, sudah seharusnya ditinggalkan. Kecantikan tidak seharusnya menyiksa, kecantikan adalah tentang penerimaan diri kamu seutuhnya, kecantikan adalah tentang bagaimana persepsi kamu terhadap diri sendiri.

Kamu harus sadar bahwa Allah menciptakan manusia itu dalam keadaan sebaik-baiknya.

Dalam Q.S. At-Tin: 4

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

Berita Terkait :  Saatnya Pemuda Jadi Lokomotif Perubahan Bagi Desanya

Wajah dan fisik lainnya tidak bisa diubah selain dirawat. Sedangkan; akhlak yang baik, ilmu yang mumpuni, kedewasaan, pola pikir yang jernih, kasih sayang, kelemah lembutan, iman dan takwa. Justru, itu yang menghadirkan dirimu agar terlihat lebih cantik, membuat dirimu semakin berharga dari sekadar cantik fisik, bahkan, bisa bermanfaat untuk akhiratmu.

Cantik itu datangnya dari dalam hati dan pikiran kamu bukan dari pikiran orang lain. Kamu perlu banget untuk belajar percaya dan cinta sama diri sendiri untuk sadar kalau cantik itu beda-beda versinya di tiap wanita.

Kalau aja kamu mau dan bisa rubah mindset kamu yang selalu fokus sama kekurangan kamu menjadi belajar untuk lebih bisa bersyukur dan menerima perbedaan tiap wanita. Pasti bisa paham kalau kamu nggam perlu berkompetisi tidak sehat dengan wanita lainnya.

Berita Terkait :  Sering Merasakan Toxic Parenting? Apa yang Bisa Dilakukan Sebagai Anak?