Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Bukti Baru Kasus Penangkapan CFO Huawei Di Kanada: AS Sesatkan Kanada
Orang-orang mengunjungi stan perusahaan telekomunikasi China Huawei selama International Telecommunication Union (ITU) Telecom World 2019 yang diadakan di Budapest, Hongaria, 10 September 2019. (Foto oleh Attila Volgyi / Xinhua)

Bukti Baru Kasus Penangkapan CFO Huawei Di Kanada: AS Sesatkan Kanada

Berita Baru, Internasional – Pengacara CFO Huawei Meng Wanzhou menyerahkan bukti baru ke pengadilan Kanada yang menunjukkan bahwa tuduhan penipuan terhadapnya tidak berdasar dan AS ‘benar-benar menyesatkan’ Kanada.

Hal itu dilaporkan oleh Xinhua News pada Sabtu (25/7) mengutip dokumen pengadilan Kanada.

Meng Wanzhou ditangkap di bandara Vancouver atas perintah Departemen Kehakiman AS atas tuduhan penipuan bank, yakni menyesatkan HSBC tentang bisnis Huawei di Iran dan melanggar sanksi AS terhadap Iran.

Lalu pada 27 Mei, Supreme Court of British Columbia (BCSC) atau Mahkamah Agung British Columbia yang berbasis di Kanada memutuskan CFO Huawei Meng Wanzhou bersalah.

Menurut dokumen pengadilan dan laporan publik lainnya, tuduhan atas penangkapan Meng Wanzhou didasarkan pada presentasi ‘PowerPoint’ yang ia tunjukkan kepada Alan Thomas, direktur perbankan global HSBC Asia Pasifik pada tahun 2013.

Presentasi itu diatur atas permintaan HSBC. Bukti menunjukkan bahwa pada presentasi itu, Meng Wanzhou menggambarkan hubungan antara Skycom Tech. Co, Ltd dan Huawei di Iran.

AS Hilangkan Beberapa Pernyataan

Penyerahan bukti baru oleh penasihat Meng Wanzhou menunjukkan bahwa informasi yang awalnya diserahkan oleh pemerintah AS sebagai dasar tuduhan kepada otoritas Kanada – Catatan Kasus dan Catatan Tambahan Kasus – ternyata menghilangkan beberapa pernyataan kritis yang dibuat oleh Meng Wanzhou selama presentasinya kepada Alan Thomas.

Pernyataan yang dihilangkan dengan jelas mengartikulasikan hubungan kerja sama Huawei dengan Skycom di Iran, menggambarkan bagaimana Skycom memberi fasilitas penjualan dan layanan untuk Huawei di Iran. 

Selama presentasi, Meng Wanzhou itu juga membahas langkah-langkah yang diambil Huawei agar tidak melanggar kontrol ekspor dan sanksi AS.

Meng Wanzhou Pernah Menjadi Direktur Skycom

Bukti baru ini juga mengatakan bahwa selama presentasi itu, Meng Wanzhou mengakui bahwa Huawei pernah memegang saham di Skycom dan ia sendiri pernah menjadi direktur Skycom.

Namun, pada saat presentasi berlangsung saat itu, Huawei telah menjual semua sahamnya, dan Meng Wanzhou telah mengundurkan diri sebagai direktur Skycom.

Kesaksian ahli lebih lanjut juga dirilis dalam pengungkapan baru ini mengklaim bahwa HSBC hanya perlu memahami bahwa Huawei dan Skycom memiliki kerja sama bisnis di Iran untuk menilai risiko masing-masing. 

HSBC tidak perlu mengetahui atau diberitahu tentang hubungan Huawei dan Skycom dalam kasus ini.

Pengacara Meng Wanzhou tidak mengungkapkan informasi dan dokumen asli bukti yang ia berikan pada pengadilan Kanada karena menurutnya AS telah ‘benar-benar menyesatkan’ Kanada terkait kasus penangkapan CFO Huawei Meng Wanzhou.

Alasan Tidak Masuk Akal AS

Untuk membenarkan tuduhan penipuannya, AS telah menunjuk ke bukti lain. Pihaknya  mengklaim bahwa hanya ‘karyawan junior’ HSBC yang mengetahui hubungan antara Huawei dan Skycom.

Namun alasan itu dibantah pengacara Meng Wanzhou dengan mengatakan sangat tidak mungkin bahwa bank tidak pernah melakukan peninjauan internal atas negosiasi, dan bahwa manajemen senior tidak akan mengetahui fakta-fakta ini, mengingat Huawei adalah salah satu pelanggan HSBC terbesar.

Hingga kini, Meng masih menjadi tahanan rumah di Vancouver. Ia dan tim pengacaranya berbulan-bulan telah berjuang melawan ekstradisi ke AS melalui prosedur hukum yang panjang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China berulang kali mendesak Kanada untuk membebaskan Meng Wanzhou dan memastikan dia kembali dengan selamat ke China.