Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ada Perbaikan Jalur Perbatasan Gresik-Lamongan, Pemotor Seberangi Jembatan Sempit

Ada Perbaikan Jalur Perbatasan Gresik-Lamongan, Pemotor Seberangi Jembatan Sempit



Berita Baru, Gresik – Perbaikan jalan di Kecamatan Glagah dan sekitarnya membuat akses jalur perbatasan Lamongan-Gresik ditutup total. Demi kelancaran proses pengecoran, kendaraan baik roda 4 maupun roda 2 diimbau untuk sementara waktu menggunakan jalur lain.

Meski demikian, tidak sedikit pengendara roda empat yang putar balik lantaran belum mengetahui adanya perbaikan jalan. Sedangkan untuk kendaraan roda dua masih bisa menggunakan jalur alternatif di Desa Tanggulrejo Manyar dan Desa Wedoro, Kecamatan Glagah.

Namun, akses yang dilintasi kendaraan roda dua ini harus menyeberangi jembatan Kali Corong dan Jalan Tambak yang berukuran sempit. Karena sempit, tak jarang pemotor yang melintas dibuat deg-degan dan harus ekstra hati-hati, terutama saat berpapasan dengan pengendara dari arah berlawanan.

Infrastruktur jembatan yang terbuat dari kayu ini pun dinilai dalam kondisi sangat tidak layak. Sebab kanan kiri jembatan tidak ada pagar atau pembatas, sehingga langsung air tambak dan dapat mudah sekali jatuh bila hilang keseimbangan. Sejauh ini, sudah ada dua pengendara yang jadi korban tercebur.

“Baru kali pertama melintasi jembatan ini dan tidak tau adanya jalur alternatif Tanggulrejo menuju Glagah, saya mau pulang ke Glagah cukup was-was saat melintasi jembatan,” ungkap Ali Wahyudi, salah satu pengendara roda dua yang melintas.

Guna mengantisipasi insiden serupa, warga desa Tanggulrejo melakukan pengaturan arus lalu lintas jalan, agar pengendara yang menyebrangi jembatan tidak terjatuh saat menumpuknya kendaraan yang melintas.

Sebenarnya, pihak pemerintah desa (Pemdes) setempat sudah pernah mengusulkan kepada dinas terkait agar memperbaiki jembatan jalur alternatif tersebut. Namun hingga saat ini, permohonan belum juga dikabulkan.

Kepala Desa Tanggulrejo Abdul Karim Ali berharap pemerintah daerah (Pemda) memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jembatan akses jalur alternatif yang sudah tidak layak ini. Sehingga memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pengendara yang melintas.

“Sampai saat ini tidak ada perhatian dari pemerintah kabupaten menggunakan mekanisme alokasi dana BK maupun top down melalui dua desa, Tanggulrejo dan Gumeno,” terangnya.

Menurut informasi, penutupan akses jalan wilayah perbatasan Gresik-Lamongan ini akan diberlakukan sejak 19 Juli hingga 1 Agustus 2022 mendatang.