5 Tanda Kamu Harus Istirahat dari Media Sosial

Istirahat dari Media Sosial

Berita Baru, Gaya Hidup – Masa pandemi ini, dengan adanya banyak keterbatasan untuk beraktivitas seperti biasa di ruang publik, orang pun menggunakan ponsel sebagai pelarian. Coba periksa deh, pasti selama pandemi kamu semakin sering buka Instagram, Facebook, dan Twitter, kan?

Tidak masalah jika kamu menggunakan media sosial, namun perlu diingat bahwa sudah ada riset dari seorang ahli di Amerika Serikat terkait hubungan antara waktu yang dihabiskan untuk bermedia sosial dan tingginya resiko depresi.

Dilansir dari The Jakarta Post, sebuah riset yang dipublikasikan oleh American Journal of Preventive Medicine menyebutkan, remaja yang menghabiskan waktunya lebih dari lima jam per hari untuk menggunakan media sosial berpotensi 2,8 kali lebih mungkin mengalami depresi dibandingkan dengan partisipan yang menggunakan media sosial selama kurang lagi dua jam per hari.

Menurut para peneliti itu, terlalu lama bermedia sosial membuat waktumu untuk berinteraksi dengan orang secara riil menjadi berkurang. Kamu bahkan berpotensi kehilangan momen istimewa bersama orang di dekatmu.

Berita Terkait :  Kedaulatan Ekonomi; Koperasi dan Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Kondisi pandemi yang menjadikan harus banyak berkomunikasi melalui media sosial menjadi sebuah tantangan baru. Teknologi jelas membantu kita untuk terhubung dengan dunia luar, namun perlu disadari di titik mana kamu justru tidak mendapatkan manfaat dari teknologi melainkan kesepian dan perasaan kosong.

Sebagaimana dikatakan oleh Neha Chaudhary, MD, seorang psikiatris di Massachusetts General Hospital dan Harvard Medical School, media sosial bagaimana pedang bermata dua. Seperti dilansir dari Insider.co, kita dapat mengobati kesepian melalui media sosial, apalagi telah banyak studi membuktikan bahwa isolasi diri dan rasa kesepian yang menumpuk bakal berkaibat buruk buat kesehatan.

Namun di sisi lain, media sosial kerap menimbulkan masalah seperti cyberbullying, gap atau kesenjangan sosial, dan fenomena lain yang berpengaruh pada kesehatan individu.

Kalau kamu masih bingung, berikut ini tanda-tanda kamu harus istirahat dari media sosial. Kalau kamu mengalami satu atau banyak diantaranya, maka sebaiknya kamu rehat dari media sosial dan melakukan aktivitas atau hobi lain. Ini dia, 5 tanda kamu harus istirahat dari media sosial.

  • Media sosial tidak lagi seru

Media sosial seperti Facebook, Instagram, maupun Twitter dimaksudkan untuk menjadi ruang berbagi keseruan. Jika kamu tak lagi merasa senang atau menikmati aktivitas bermedsos, sebaiknya rehatlah.

  • Kamu membandingkan dirimu dengan orang lain

Hayo, siapa yang demen melakukan ini? Ketika melihat post orang lain, kamu merasa tidak sebaik itu, tidak secantik itu, atau tidak sesukses itu. Merasa demikian? Berarti kamu perlu log out semua media sosial untuk sementara waktu. Jangan biarkan media sosial membuatmu merasa buruk.

  • Kamu hanya scrolling di media sosial

Istilah Enggres-nya sih: doomscrolling, yang mana terjadi ketika kamu tanpa sadar dan terus-menerus scrolling di media sosial. Kamu mungkin melakukannya untuk sekadar tahu apa yang sedang heboh dibicarakan, tapi tanpa sadar kamu menghabiskan buanyaaak waktu untuk hal yang tidak jelas juntrungannya itu. Bukan hanya tidak baik untuk mental, tapi juga kesehatan fisikmu, lho.

  • Media sosial adalah hal terakhir yang kamu lihat di malam hari sebelum tidur

Kalau itu terjadi, berarti kamu benar-benar butuh break dari medsos. Padahal, melihat layar ponsel sebelum tidur akan membuat pikiranmu terus aktif dan bisa menganggu tidurmu. Yuk, taruh dulu ponselnya, lalu merem dan tidur dengan lebih tenang!

  • Media Sosial menjadi kebutuhan

Bermedia sosial tidak selamanya buruk, tapi jika kamu merasa di titik butuh bermedia sosial setiap saat, itu agak bahaya. Jika kamu menggunakan media sosial untuk terkoneksi atau untuk memperbarui informasi dan kemampuan diri, maka itu hal yang baik. Namun jika kamu menggunakan media sosial secara tak sehat sampai-sampai kamu merasa aneh jika tak membukanya, maka kamu perlu rehat sejenak dari sana.

Berita Terkait :  Jurnalisme, Sensasi dan Resiko Kerentanan Hidup; yang Luput dari Viralnya 'OKB Tuban'

Gimana, nih? Dari 5 tanda kamu harus istirahat dari media sosial di atas, mana yang telah terjadi padamu? Atau malah belum ada? Tenang, semua ada solusinya!

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini