Yunani Cabut Aturan Wajib Karantina Bagi Wisatawan Mancanegara

-

Berita Baru Yunani telah mencabut aturan yang mewajibkan karantina bagi para wisatawan yang datang dari beberapa negara seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, Israel, Serbia dan Uni Emerat Arab.

Hal tersebut merupakan langkah awal bagi Yunani dalam rangka membuka aturan pembatasan untuk pariwisata.

Dilansir dari US News, otoritas penerbangan sipil Yunani mengatakan para wisatawan dari berbagai wilayah di atas dapat mengabaikan aturan wajib karantina jika memenuhi syarat.

“(Wisatawan) yang telah divaksinasi penuh atau menerima tes PCR negatif hingga 72 jam sebelum kedatangan dapat mengabaikan karantina wajib selama seminggu di Yunani,” kata otoritas berwenang tersebut, dikutip Berita Baru, Senin (19/4/21).

“Karantina akan dicabut mulai Senin, tetapi pembatasan lain (seperti) untuk penerbangan domestik atau internasional akan berlaku hingga 26 April,” tambah otoritas penerbangan Yunani.

Ini akan menjadi  pertama kalinya orang Amerika diizinkan melakukan perjalanan ke Yunani sejak negara itu menutup perbatasannya pada awal pandemi pada Maret 2020.

Menteri Pariwisata Yunani Haris Theoharis mengatakan dalam wawancaranya bersama CNN bahwa negara itu kini tengah mengambil langkah kecil, awal dari proses pembukaan bertahap yang akan mengarah pada pembukaan pariwisata secara penuh.

“Kami akan melakukan penyesuaian dan berhak melakukan perubahan sesuai keinginan kami hingga saat itu,” katanya.

Penerbangan internasional langsung sekarang diizinkan untuk terbang ke Athena, Thessaloniki, dan beberapa tujuan paling populer di negara itu, termasuk Kreta, Rhodes, Kos, Mykonos, Santorini, dan Corfu.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments