Usai Bentrokan Berdarah, Israel Buka Barikade di Yerusalem

-

Berita Baru, Internasional – Pada Minggu (25/4), aparat kepolisian Israel mengizinkan warga Palestina untuk mengakses jalur pejalan kaki di sekitar Kota Tua Yerusalem yang dikuasai Israel.

Aksi pencabutan barikade dilakukan bertujuan untuk meredakan ketegangan setelah bentrokan berhari-hari.

Beberapa hari sebelumnya, ratusan warga Palestina menggelar unjuk rasa di gerbang Damaskus. Dilansir AFP, polisi menggunakan pengeras suara untuk mengumumkan bahwa daerah itu terbuka untuk semua orang.

Berdasarkan serangkaian video yang beredar secara online di media sosial, menunjukkan pemuda Arab menyerang ultra-Ortodoks Yahudi, dan ekstremis Yahudi turun ke jalan untuk menindas orang Arab.

Ketegangan meningkat pada Kamis ketika demonstran sayap kanan Israel, yang marah oleh gelombang serangan Palestina terhadap orang Yahudi di Yerusalem, berbaris ke Kota Tua dengan teriakan “matilah orang Arab”.

Berita Terkait :  Kecelakaan Pesawat Ukraina Diduga Akibat Rudal Iran
Berita Terkait :  Kecelakaan Pesawat Ukraina Diduga Akibat Rudal Iran

Lebih dari 100 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi dan puluhan lainnya ditangkap.

Kekerasan itu adalah yang terburuk selama bertahun-tahun antara polisi Israel dan warga Palestina di Kota Suci yang disengketakan, dengan warga Palestina melemparkan batu dan botol ke petugas, yang menanggapinya dengan granat setrum dan meriam air.

Bentrokan pecah lagi pada hari Jumat setelah jamaah Muslim meninggalkan masjid Al-Aqsa Yerusalem setelah shalat malam.

Warga Palestina juga menargetkan pejalan kaki dan pengendara Yahudi di dan sekitar Yerusalem timur selama kerusuhan malam, memukuli mereka dan melempari mobil mereka.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Israel Serang Markas Hamas di Jalur Gaza

TERBARU

Facebook Comments